24 C
id

Beredar Video, Nelayan Aceh Melihat Kapal Rohingya Diusir Patroli India

 

Beredar Video, Nelayan Aceh Melihat Kapal Rohingya Diusir Patroli India
Penampakan kapal rohingya yang dilihat nelayan Aceh. (Foto: hasil tangkap layar dari video IG)
BANDA ACEH - Belum lama ini, sebuah video yang menunjukkan kapal yang diduga membawa imigran Rohingya beredar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat anak-anak hingga orang dewasa yang berada di dalam kapal kayu yang terombang-ambing di tengah laut. Beberapa orang di dalam kapal terlihat melambaikan tangan dan memberi isyarat meminta makanan.

Nelayan Aceh yang melihat kapal tersebut meminta agar kapal mereka tidak terlalu dekat dengan kapal yang membawa imigran Rohingya, agar tidak memicu perpindahan orang dari kapal tersebut. Perekam video juga meminta nelayan untuk melempar beberapa makanan ke kapal yang membawa imigran Rohingya.

Menurut pengunggah video, orang-orang Rohingya tersebut dibuang oleh patroli India di garis perbatasan Indonesia. Hal ini membuat para imigran Rohingya terpaksa berada di tengah laut, tanpa bantuan atau perlindungan yang memadai.

Dalam video lain, terlihat sebuah kapal patroli yang tengah menarik sebuah kapal yang diduga membawa imigran Rohingya. Pengunggah video menjelaskan bahwa kapal patroli tersebut berasal dari India dan sedang menarik kapal yang membawa imigran Rohingya.

Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek, mengaku belum mengetahui secara pasti mengenai video tersebut. Namun, dia telah mendapat laporan dari nelayan Aceh bahwa kapal yang membawa imigran Rohingya telah ditemukan di perbatasan Nikobar dan Pulo Aceh sekitar tiga hari yang lalu.

Situasi ini memperlihatkan kondisi yang sulit bagi para imigran Rohingya yang terpaksa mengungsi dari Myanmar karena konflik internal. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak orang Rohingya yang mencari perlindungan di negara-negara tetangga seperti Bangladesh, Thailand, dan Malaysia. Namun, upaya-upaya untuk mencari perlindungan tersebut seringkali dipersulit oleh berbagai hambatan dan tantangan, termasuk di antaranya adalah penganiayaan dan diskriminasi.[]






ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya