24 C
id

Polemik Keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U20: Presiden Jokowi Menegaskan Pentingnya Pisahkan Olahraga dan Politik

Polemik Keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U20: Presiden Jokowi Menegaskan Pentingnya Pisahkan Olahraga dan Politik
Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers soal larangan buka puasa bersama untuk kalangan pejabat negara secara daring pada Senin (27/3/2023) (Foto: dok. Sekretariat Presiden)
JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah memberikan klarifikasi terkait polemik keikutsertaan Timnas Israel dalam ajang Piala Dunia U20 yang akan diselenggarakan di Indonesia. Menurut Jokowi, masalah olahraga sebaiknya dipisahkan dari politik. "Dalam urusan Piala Dunia U-20 kita sepakat dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, bahwa FIFA memiliki aturan yang harus dihormati oleh anggotanya," ujar Jokowi dalam konferensi pers daring pada Selasa (28/3/2023).

Jokowi menjelaskan bahwa FIFA sudah mengetahui penolakan terhadap keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U20. Namun, pemerintah Indonesia dan PSSI masih berupaya mencari solusi yang terbaik. "Saya telah utus Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir, untuk berjumpa dengan tim FIFA agar mencari solusi terbaik," kata Jokowi.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa saat Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U20, mereka belum mengetahui negara mana saja yang akan berpartisipasi. Hal ini dikarenakan masih ada proses pra kualifikasi. "Kepastian Timnas Israel lolos seleksi baru diketahui pada Juli 2022," ungkap Jokowi.

Jokowi menjamin bahwa keikutsertaan Timnas Israel dalam ajang tersebut tidak berhubungan dengan konsistensi posisi politik Indonesia terhadap Palestina. "Dukungan kita terhadap Palestina selalu kokoh dan kuat," tegasnya.

Presiden juga menyampaikan bahwa urusan olahraga dan politik seharusnya tidak dicampuradukkan. Olahraga adalah wadah untuk menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang dan kepercayaan. Oleh karena itu, tidak seharusnya ada konflik politik yang mempengaruhi keikutsertaan Timnas Israel di ajang olahraga.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai tuan rumah, Indonesia harus memastikan bahwa keamanan dan kenyamanan bagi seluruh peserta terjamin. Namun, hal ini tidak berarti bahwa Indonesia harus menyerah pada tekanan politik dari pihak manapun. Indonesia harus menjunjung tinggi prinsip keadilan, kesetaraan, dan persatuan dalam ajang olahraga internasional.

Presiden Jokowi juga menekankan bahwa Indonesia akan terus memperjuangkan hak Palestina di dunia internasional. "Kita akan terus memperjuangkan hak Palestina di forum internasional, termasuk melalui diplomasi olahraga," kata Jokowi.

Dengan demikian, Indonesia akan terus memperjuangkan hak Palestina secara diplomatis, namun tidak dengan cara menghalangi keikutsertaan Timnas Israel dalam ajang olahraga internasional. Indonesia akan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan persatuan dalam ajang Piala Dunia U20.[]

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya