24 C
id

Banjir Luapan Merendam Sejumlah Desa di Aceh Selatan, Aceh: Kerugian Luas dan Upaya Penanggulangan Berlanjut

Banjir Aceh Selatan, Genangan Air Desa, Kerugian Banjir
Banjir Aceh Selatan (Dok. BPBA)

Aceh Selatan, Acheh Network - Sejumlah desa di tujuh kecamatan di Aceh Selatan menjadi korban banjir melanda pada Kamis (21/9/2023).

Genangan air telah mencapai pemukiman warga hingga merendam bagian dari jalan nasional.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas, mengungkapkan, "Banjir merendam rumah warga dengan ketinggian berkisar antara 30 hingga 80 sentimeter. Banjir ini terjadi setelah daerah tersebut dilanda hujan lebat."

Banjir telah memicu kerusakan signifikan sejak Rabu (20/9) malam, dengan beberapa desa terdampak, termasuk Kecamatan Bakongan Timur, Labuhan Haji Barat, Tapaktuan, Samadua, Sawang, Pasie Raja, dan Kluet Tengah.


Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan sedang berupaya untuk mendata jumlah warga yang terkena dampak banjir.

Selain itu, petugas juga sedang mengidentifikasi masyarakat yang memilih mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.


Selain kerugian bagi warga, banjir ini juga mengakibatkan akses jalan lintas nasional di beberapa wilayah terendam, termasuk Labuhan Haji Barat, Batu Merah Lhok Bengkuang Tapaktuan, dan Kluet Tengah hingga Kluet Utara.

Hal ini menyebabkan terhambatnya arus lalu lintas di lokasi tersebut.


Ilyas menambahkan, "Peristiwa ini juga mengakibatkan terganggunya akses jalan nasional akibat tanah longsor di Gampong Kuta Blang."


Selain Aceh Selatan, banjir juga telah merendam sembilan desa di tiga kecamatan di Simeulue.

 Tim BPBD setempat telah mengirimkan perahu karet untuk membantu dalam upaya evakuasi warga.


Kondisi yang serupa juga terjadi di 10 desa yang berada dalam empat kecamatan di Aceh Barat Daya.

Petugas BPBD masih aktif memantau situasi banjir, sambil mencatat jumlah pengungsi.


Tidak hanya itu, tiga desa di Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil juga terdampak banjir.

Banjir ini telah membuat akses ke lokasi tersebut sangat sulit dilalui dengan kendaraan.


Ilyas menutup dengan mengatakan, "Saat ini, banjir masih terus menggenangi pemukiman warga di berbagai daerah tersebut, dan upaya penanggulangan masih berlangsung."(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya