24 C
id

Korban Terus Bertambah Akibat Keracunan Gas PT Medco di Aceh Timur: 30 Orang Dirawat, Ratusan Mengungsi

Aceh Timur, Bau Menyengat, PT Medco, Korban Keracunan, Rumah Sakit Umum Daerah Zubir Mahmud, Mengungsi, Kantor Camat Banda Alam
Masyarakat Gampong Panton Rayeuk T sejak tadi malam mengungsi di Kantor Camat Banda Alam. (Foto: TKSK/AJNN)

Aceh Timur, Acheh Network - Jumlah korban akibat bau menyengat yang berasal dari PT Medco di Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur terus bertambah.

Saat ini, sebanyak 30 orang telah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Zubir Mahmud.


"Selain itu, sebanyak 446 jiwa dari 173 kepala keluarga (KK) juga telah mengungsi ke beberapa tempat, termasuk kantor camat Banda Alam," kata Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Banda Alam, Iskayoga, pada Senin, 25 September 2023.


Iska menjelaskan bahwa warga yang mengungsi telah diberikan kebutuhan sehari-hari di Kantor Camat Banda Alam. Situasi ini berkembang menjadi krisis kesehatan dan keamanan yang semakin serius.


Beberapa dari 30 korban yang dirawat di rumah sakit termasuk Mariana (34 tahun), Rabiah (49 tahun), Putri Maulia (18 tahun), Aminah (37 tahun), dan Putri Munawarah (19 tahun).


Selanjutnya, terdapat Irfan (22 tahun), Saiful Akbar (25 tahun), Lista Anggraini (21 tahun), Suhendra (26 tahun), dan Iska Anggra (21 tahun), serta Munawarah (15 tahun), Asma Adnan (59 tahun), M. Razi (15 tahun), Naura (15 tahun), Aisyah (40 tahun), dan Lulu Hafizal (7 tahun).


Rafiqa (10 tahun), Mariam Yusuf (38 tahun), Maulinda (26 tahun), Zahara (29 tahun), Marlina (36 tahun), Wahyu Wita (20 tahun), Fajri Munandar (18 tahun), Amiyati (40 tahun), Suriati (51 tahun), dan lainnya menjadi korban lainnya.


Situasi ini semakin memprihatinkan dengan bertambahnya jumlah korban yang mengalami dampak dari kejadian tersebut.

Upaya penanganan darurat dan identifikasi penyebab bau menyengat terus dilakukan untuk mengatasi situasi ini yang semakin serius.(*)

Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di Google News


ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya