24 C
id

Polresta Banda Aceh Berhasil Tangkap 143 Tersangka Narkotika dalam Setengah Tahun Pertama 2023

Polresta Banda Aceh, Narkoba Aceh, Ganja, Sabu
Konferensi pers di Polresta Banda Aceh, Senin, 11 September 2023. (Foto: Dok. AJNN)
Banda Aceh, Acheh Network - Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banda Aceh telah mencapai pencapaian luar biasa dalam upaya memerangi perdagangan narkotika selama setengah tahun pertama tahun 2023.


Mereka berhasil menangkap sebanyak 143 individu yang terlibat dalam kegiatan terkait narkotika.

Selama periode yang sama, Polresta Banda Aceh berhasil menangani sebanyak 107 kasus narkotika. 

Prestasi mengesankan ini diungkapkan oleh Kombes Fahmi Irwan Ramli, Kepala Polresta Banda Aceh, dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan pada Senin, 11 September 2023.


Dalam mengurai angka-angka tersebut, Fahmi mengungkapkan bahwa antara bulan Januari hingga Juli, timnya berhasil mengungkap 107 kasus narkotika, yang terdiri dari 82 kasus sabu dan 10 kasus ganja.


"Sabu dan ganja masing-masing mencatat 82 kasus dan 10 kasus. Selain itu, terdapat juga 8 kasus terkait minuman keras," ungkap Fahmi di Polresta Banda Aceh.


Dari total tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak 143 orang, sebanyak 138 di antaranya adalah laki-laki, sementara 5 lainnya adalah perempuan.


Fahmi juga melaporkan bahwa pihaknya berhasil menyita 10,5 kilogram sabu dan 28,3 kilogram ganja selama operasi ini.

Selain itu, 0,5 hektar ladang ganja dan 248 botol minuman keras berhasil dimusnahkan.


Ia juga memberikan penjelasan tentang tren peredaran narkotika saat ini, yang seringkali menggunakan kedok penjualan kopi.

Pelaku kini mengirimkan sabu sebagai seolah-olah pesanan kopi. "Tetapi yang sebenarnya dikirim adalah sabu," katanya.


Polresta Banda Aceh pun mengimbau para penyedia jasa pengiriman untuk lebih berhati-hati dalam menerima barang kiriman dan memastikan pengirim barang meninggalkan KTP sebagai tanda pengenal.

Hal ini bertujuan agar jika ada barang yang mencurigakan, dapat segera dilacak dan ditindaklanjuti.


"Kami telah melakukan sosialisasi kepada penyedia jasa ekspedisi agar jika mereka menemui barang yang mencurigakan, segera berkoordinasi dengan kami untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Fahmi.


Fahmi juga mengingatkan bahwa Bandara juga menjadi salah satu tempat rawan dalam peredaran narkotika, sehingga pihaknya mengimbau agar jika ada barang yang mencurigakan ditemukan, segera melaporkannya.


"Petugas di Bandara juga memiliki kewenangan untuk memeriksa atau berkoordinasi dengan kami," pungkasnya.(*)

Sumber AJNN

Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di  Google News


Ikuti kami di Fb Acheh Network Media

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya