24 C
id

PT Medco Tanggapi Keracunan Gas di Aceh Timur: Tim Kesehatan Diturunkan, Identifikasi Penyebab Dilakukan

PT Medco, Keracunan Gas, Aceh Timur, Tim Kesehatan, Identifikasi Penyebab
Tim Kesehatan Diturunkan, Identifikasi Penyebab Dilakukan (Ist)

Aceh Timur, Acheh Network  - PT Medco telah merespons cepat insiden keracunan gas yang melanda sejumlah warga di Aceh Timur.

Arif Rinaldi, Wakil Presiden Relations PT Medco, mengumumkan bahwa perusahaan telah menurunkan tim kesehatan untuk merawat warga yang diduga terhirup gas beracun.

Saat ini, sekitar 20 warga tengah dirawat di Rumah Sakit Zubir Mahmud Aceh Timur.


"Kami belum mengetahui penyebab kejadian keracunan yang terjadi kemarin, namun sekarang PT Medco bersama instansi terkait akan segera melakukan identifikasi penyebab kejadian tersebut," kata Arif dalam wawancara dengan AJNN pada Senin, 25 September 2023.


Arif juga mengungkapkan bahwa saat ini PT Medco tengah melakukan perawatan terhadap fasilitas sumur di Lapangan Gas Alur Siwah untuk menjaga keandalan operasi. Meskipun demikian, kepastian penyebab keracunan akan diungkap setelah identifikasi selesai dilakukan.


"Sementara ini, fokus kami adalah menangani warga yang diduga keracunan akibat gas yang dikeluarkan oleh perusahaan. Di sisi lain, perusahaan juga akan menyelesaikan masalah di lapangan terkait kejadian ini," tambahnya.


Sebelumnya, pada Minggu, 24 September 2023, sedikitnya 22 warga dari Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zubir Mahmud. Mereka diduga mengalami keracunan gas beracun yang berasal dari PT Medco.


Keuchik Panton Rayeuk T, Mahmud, membenarkan insiden tersebut. Korban mengeluhkan sesak nafas dan mengalami muntah-muntah. "Hingga saat ini, sudah ada 22 orang yang menjadi korban, dan kemungkinan jumlah ini akan terus bertambah," ujarnya kepada media. Korban termasuk anak-anak dan orang dewasa.


Mahmud juga mengungkapkan bahwa sejumlah warga di daerah tersebut telah mengungsi ke tempat yang aman, seperti Kantor Camat Banda Alam. "Informasi ini bersifat sementara, dan kami akan memberikan informasi terbaru pada hari berikutnya," tutupnya.(*)

Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di Google News


ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya