24 C
id

Staf Pengajar Politeknik Aceh Menjadi Pemakalah Konferensi Internasional ICCIT

Staf Pengajar Politeknik Aceh, Konferensi Internasional, ICCIT
Staf Pengajar Politeknik Aceh menjadi Pemakalah Konferensi Internasional ICCIT (Foto: For Acheh Network/Rz)

Banda Aceh, Acheh Network - Staf pengajar Politeknik Aceh yang juga merupakan mahasiswa Magister Teknik Elektro (MTE) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Abu Bakar, M.T., menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam “The 3rd International Conference on Computing and Information Technology (ICCIT)” yang diselenggarakan oleh Faculty of Computers and Information Technology, University of Tabuk, Arab Saudi pada tanggal 13-14 September 2023.



ICCIT tahun ini diadakan dalam format hybrid, menghadirkan beragam penelitian terkait teknologi informasi, kecerdasan buatan, keamanan teknologi, dan konsep kota pintar.


Abu Bakar memaparkan hasil penelitian mengenai peningkatan kualitas gambar sinar-X pada bidang medis, terutama dalam konteks pasien dengan Pneumonia, COVID-19, dan lain sebagainya.

Penelitian ini merupakan hasil kerjasama lintas disiplin antara peneliti bidang teknik dan kedokteran dari USK.

Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya mendapat supervisi dari Dosen Teknik Elektro dan Komputer USK, Prof. Fitri Arnia dan Dr. Kahlil, tetapi juga melibatkan dr. Hendra Kurniawan, M.Sc., Sp.P(K) dan dr. Novi Maulina, M.Sc., yang merupakan dosen di fakultas kedokteran USK dengan fokus penelitian pada Tuberculosis, Pneumonia, dan sejenisnya.


Dalam penelitiannya, Abu Bakar, yang juga berperan sebagai pelatih Olimpiade Informatika bagi siswa/i SMU, mengusulkan perbaikan kualitas gambar dengan menerapkan teknik CLAHE dan melalui pelatihan gambar radiografik seperti sinar-X dada (CXR) dan Tomografi Terkomputasi (CT) menggunakan pendekatan kecerdasan buatan.


Hasilnya, pendeteksian penyakit dapat ditingkatkan secara signifikan.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam pemeriksaan pasien, terutama dengan memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai alat bantu bagi dokter dalam proses diagnosis.


Konferensi ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara, termasuk Arab Saudi, Indonesia, India, Turki, Pakistan, dan Inggris.

Totalnya, ada 122 artikel yang dipresentasikan dalam seminar internasional ini, berasal dari berbagai universitas di seluruh dunia.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya

Iklan: Lanjut Scroll