24 C
id

8 Negara Terkaya di Asia: Potret Kemakmuran dan Keberagaman Ekonomi di Tahun 2024

Negara kaya di asia
Brunei Darussalam salah satu negara terkaya di Asia/foto: unsplash



AchehNetwork.com - Asia, benua terbesar dan paling beragam di dunia, terkenal dengan kekayaan alam, warisan budaya yang melimpah, dan perekonomian yang terus berkembang. 

Tahun 2024 menyaksikan beberapa negara Asia menonjol sebagai yang terkaya, berdasarkan berbagai faktor seperti Produk Domestik Bruto (PDB), pendapatan per kapita, cadangan devisa, dan kekayaan bersih. 

Berikut adalah delapan negara terkaya di Asia menurut World Atlas:


1. Singapura - PDB per Kapita Rp2,17 Miliar


Transformasi Singapura dari kumpulan desa nelayan menjadi pusat ekonomi global adalah salah satu kisah sukses paling mengesankan. 

Meski minim sumber daya alam, Singapura berkembang pesat melalui sektor manufaktur, transportasi, teknik, logistik, elektronik, bioteknologi, dan produksi bahan kimia. 

Infrastruktur kelas dunia dan standar hidup tinggi menjadikan Singapura tujuan wisata elit.


2. Qatar - PDB per Kapita Rp1,82 Miliar


Sebagai negara terkaya di Teluk, Qatar telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang stabil sejak akhir 1990-an, berkat industri minyaknya yang besar. 

Minyak menjadi tulang punggung perekonomian, memasok negara-negara seperti Tiongkok, Korea, dan Jepang. 

Tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar berhasil mendorong industri pariwisatanya dan menjadikannya tujuan wisata internasional.


3. Uni Emirat Arab - PDB per Kapita Rp1,57 Miliar


UEA dikenal sebagai pusat bisnis dan keuangan di Asia dan Timur Tengah. 

Meski produksi minyak tetap dominan, UEA berinvestasi di sektor teknologi dan energi terbarukan serta proyek infrastruktur besar. 

Ini membantu diversifikasi ekonomi dan menarik investasi asing.


4. Brunei Darussalam - PDB per Kapita Rp1,26 Miliar


Brunei menikmati lonjakan ekonomi di tahun 2020-an, berkat permintaan minyak yang tinggi dari Asia Timur. 

Industri LNG (gas alam cair) menjadi penyumbang utama PDB Brunei. 

Meski demikian, ada kekhawatiran tentang keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Brunei dalam jangka panjang.


5. Bahrain - PDB per Kapita Rp1,02 Miliar


Bahrain, meski kecil, memiliki perekonomian yang kuat berkat kebijakan yang efektif dan posisinya yang strategis di Teluk Persia. 

Investasi besar di sektor infrastruktur dan telekomunikasi telah menarik banyak bisnis asing, sementara cadangan minyaknya tetap menjadi aset penting.


6. Korea Selatan - PDB per Kapita Rp966 Juta


Dari negara miskin pada 1980-an, Korea Selatan kini menjadi kekuatan ekonomi dengan industri teknologi dan elektronik yang berkembang pesat. 

Ekspor mobil yang terjangkau juga menyumbang signifikan terhadap ekonomi negara ini, menjadikan Korea Selatan salah satu pemain utama di pasar global.


7. Siprus - PDB per Kapita Rp956 Juta


Meski sering dianggap bagian dari Eropa, Siprus secara teknis merupakan bagian dari Asia. 

Lokasinya yang strategis di lepas pantai Turki menjadikannya jembatan penting dalam perdagangan antara Eropa dan Timur Tengah. 

Siprus telah menciptakan lingkungan bisnis yang menarik bagi investasi asing.


8. Jepang - PDB per Kapita Rp882 Juta


Bangkit dari kehancuran Perang Dunia II, Jepang bertransformasi menjadi ekonomi maju dengan produk konsumen berkualitas tinggi, seperti mobil dan teknologi. 

Tingkat tabungan yang tinggi memungkinkan investasi berkelanjutan di pasar domestik dan internasional.


Melihat Masa Depan Ekonomi Asia


Negara-negara di Asia terus menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang mengesankan, meski pada paruh pertama abad ke-20 banyak yang masih terbelakang. 

Indonesia, misalnya, meski belum masuk dalam dua puluh negara terkaya di Asia tahun 2024, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan PDB per kapita mencapai Rp75 juta dan pertumbuhan ekonomi 5,11 persen pada kuartal I-2024 menurut Badan Pusat Statistik.


Kesimpulan


Kemakmuran di Asia ditentukan oleh berbagai faktor dan kebijakan ekonomi yang cerdas. 

Negara-negara seperti Singapura, Qatar, dan Jepang telah menunjukkan bahwa diversifikasi ekonomi, investasi infrastruktur, dan inovasi teknologi adalah kunci untuk mencapai dan mempertahankan kemakmuran. 

Meski Indonesia belum termasuk dalam daftar teratas, pertumbuhan ekonominya yang stabil menunjukkan potensi besar di masa depan.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya

Iklan: Lanjut Scroll