24 C
id

8 Negara yang Pernah Eksis dan Kini Hanya Tinggal Kenangan

Negara yang Telah dihapus dari peta dunia, negara yang pernah ada, negara yang telah hilang
ilustrasi/



AchehNetwork.com - Dalam perjalanan sejarah, beberapa negara mengalami pergantian sistem pemerintahan dan kepemimpinan yang dramatis. 


Perubahan ini sering dipicu oleh situasi sosial, ekonomi, dan politik yang bergejolak. 


Akibatnya, ada negara-negara yang kini hanya tinggal kenangan karena terpecah atau runtuh akibat pemberontakan dan perpecahan. 


Berikut adalah beberapa negara yang tidak lagi eksis di dunia.



1. Cekoslovakia


Cekoslovakia adalah salah satu negara di Eropa Timur yang kini sudah tidak ada lagi. 


Dibentuk setelah runtuhnya Kekaisaran Austria-Hungaria pada tahun 1918, negara ini meliputi wilayah Bohemia, Moravia, dan Slovakia. 


Pada masa Perang Dunia I, Cekoslovakia dikenal sebagai negara paling makmur dan stabil di Eropa Timur. 


Namun, negara ini diduduki oleh Nazi Jerman pada tahun 1938-1945 dan berada di bawah pemerintahan Uni Soviet dari tahun 1948 hingga 1989. 


Akhirnya, Cekoslovakia bubar secara damai pada tahun 1993, membentuk dua negara baru yaitu Republik Ceko dan Slovakia.



2. Yugoslavia


Yugoslavia terbentuk di kawasan Balkan pada tahun 1929 dengan nama Kerajaan Yugoslavia. 


Wilayah ini terdiri dari berbagai etnis Slavia seperti Bosnia dan Herzegovina, Kroasia, Makedonia Utara, dan Slovenia. 


Sepanjang keberadaannya, Yugoslavia mengalami berbagai gejolak politik dan perubahan bentuk pemerintahan. 


Setelah melalui tiga kali perubahan besar, negara ini akhirnya terpecah menjadi beberapa negara independen.



3. Rhodesia

Rhodesia adalah negara yang pernah terletak di wilayah Zimbabwe modern, Afrika Selatan, dan didirikan pada tahun 1965. 


Ibukotanya berada di Salisbury, yang sekarang dikenal sebagai Harare. 


Rhodesia mengakui Ratu Elizabeth II sebagai kepala negara hingga negara ini berakhir pada tahun 1979 ketika Zimbabwe memperoleh kemerdekaan.



4. Republik Demokratik Jerman (GDR)

Republik Demokratik Jerman (GDR), atau yang dikenal sebagai Jerman Timur, didirikan pada tahun 1949 dengan ibukota di Berlin Timur, sementara Berlin Barat tetap menjadi bagian dari Republik Federal Jerman. 


Negara ini diperintah oleh Partai Persatuan Sosialis hingga tahun 1989. 


Setelah bertahun-tahun konflik dengan Jerman Barat dan runtuhnya komunisme, Jerman Timur bersatu dengan Jerman Barat pada tahun 1990 setelah runtuhnya Tembok Berlin, sehingga GDR tidak lagi ada.



5. Vietnam Utara dan Vietnam Selatan

Perang Vietnam yang dimulai pada tahun 1954/1955 menyebabkan terbentuknya dua negara yang terpisah, dipisahkan oleh Sungai Ben Hai di Provinsi Quang Tri. 


Vietnam Utara dipimpin oleh pemerintah komunis yang didukung Uni Soviet dan Cina, sementara Vietnam Selatan memiliki pemerintahan demokratis yang didukung oleh Amerika Serikat.


Kedua negara ini tidak lagi eksis setelah bersatu menjadi satu negara pada tahun 1975 setelah berakhirnya Perang Vietnam.



6. Republik Rakyat Tuvan

Republik Rakyat Tuvan adalah negara merdeka yang sebagian diakui, terletak di bekas wilayah protektorat Tuvan dari Kekaisaran Rusia dan didirikan pada tahun 1921. 


Sebelumnya, wilayah ini adalah bagian dari Dinasti Qing Tiongkok sebelum dicaplok oleh Kekaisaran Rusia. 


Dengan dukungan Rusia, kaum Bolshevik mendirikan Republik Rakyat Tuvan pada 14 Agustus 1921, yang dikenal sebagai Tannu Tuva hingga tahun 1926.


Pada tahun 1926, Republik Rakyat Mongolia membentuk perjanjian dengan Uni Soviet yang menegaskan kemerdekaan negara itu. 


Karena peran mereka dalam perang melawan Jerman, pada 11 Oktober 1944, Republik Rakyat Tuvan bergabung dengan Uni Soviet dan kemudian secara resmi dicaplok sehingga tidak ada lagi.



7. Gran Kolombia


Gran Kolombia adalah sebuah negara yang pernah ada di kawasan Amerika Selatan hingga Tengah. 


Dibentuk pada tahun 1819, Gran Kolombia mencakup wilayah yang sekarang dikenal sebagai Kolombia, Ekuador, Peru, Panama, Brasil, dan Guyana. 


Negara ini terbentuk sebagai kekuatan melawan Kerajaan Spanyol. Namun, konflik politik antar wilayah menyebabkan Gran Kolombia terpecah pada tahun 1831, membentuk beberapa negara independen.



8. Uni Soviet


Uni Soviet adalah negara besar yang pernah eksis dan kini menjadi bagian dari sejarah, digantikan oleh Rusia. 


Dibentuk setelah Revolusi Bolshevik pada tahun 1917 yang menggulingkan Kekaisaran Rusia, Uni Soviet di bawah kepemimpinan Vladimir Lenin menjadi negara independen. 


Uni Soviet menghadapi berbagai masalah sejak Perang Dunia II hingga Perang Dingin. Konflik politik internal dan eksternal serta kebijakan komunis yang kontroversial menyebabkan beberapa wilayah memberontak dan memerdekakan diri. 


Pada tahun 1991, krisis ekonomi dan politik yang parah memaksa Uni Soviet bubar, berubah menjadi Federasi Rusia.


Dengan memahami sejarah negara-negara ini, kita bisa melihat bagaimana dinamika sosial, ekonomi, dan politik dapat mempengaruhi eksistensi sebuah negara. 


Perubahan dan adaptasi terus berlangsung, dan sejarah selalu menawarkan pelajaran berharga bagi masa depan.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya

Iklan: Lanjut Scroll