24 C
id

Ibu Rumah Tangga di Aceh Tenggara Dibacok Mantan Suami, Diduga Karena Masalah Harta

Pembacokan di Aceh Tenggara
Ilustrasi


AchehNetwork.com -  Seorang ibu rumah tangga, MW (50), warga Desa Tenembak Lang Lang, Kecamatan Deleng Pokhisen, ditemukan bersimbah darah akibat luka bacok yang diduga dilakukan oleh mantan suaminya, KR (51). 


Insiden mengerikan ini terjadi pada Ahad (16/6) sekitar pukul 22.15 WIB di rumah MW, tidak lama setelah ia pulang dari rumah tetangganya, NR (45).


Kapolres Aceh Tenggara, AKBP R. Doni Sumarsono, melalui Kasi Humas Ipda Patar Erwinsyah. 


"Benar, telah terjadi pembacokan yang diduga dilakukan oleh pelaku KR, mantan suami korban MW," kata Patar.


Menurut keterangan Patar, MW baru saja tiba di rumah ketika KR tiba-tiba muncul dan menyerangnya dengan sebilah parang. 


Saat itu, NR dan YS (40), tetangga yang sedang duduk di depan rumah, mendengar teriakan minta tolong dari arah rumah MW.


"Kedua saksi, NR dan YS, melihat KR, mantan suami korban, keluar dari rumah MW dengan membawa sebilah parang dan berjalan menuju jalan depan rumah korban," lanjut Patar.


NR dan YS segera mendatangi rumah MW dan menemukan korban tergeletak bersimbah darah. Mereka langsung meminta bantuan warga sekitar yang kemudian membawa MW ke Rumah Sakit Nurul Hasanah untuk mendapatkan perawatan.


Patar menjelaskan bahwa MW dan KR telah bercerai sekitar enam bulan lalu. Keduanya pernah menjalani sidang pembagian harta gono-gini di rumah Kepala Desa Tenembak Lang Lang pada 22 April 2024. 


Sidang tersebut memutuskan bahwa harta akan dibagi dua, masing-masing mendapatkan 50 persen. Namun, KR tidak menerima keputusan itu dan sempat mengancam akan masuk penjara lagi jika keputusan tersebut diterapkan.


"Saat ini, kasus pembacokan terhadap mantan istri tersebut dalam penanganan Satreskrim Polres Aceh Tenggara. Pelaku, KR, sedang dalam pencarian oleh Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara," pungkas Patar.


MW, yang saat ini dalam kondisi kritis, mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, pihak kepolisian berjanji akan terus memburu KR dan menegakkan keadilan atas kasus yang mengerikan ini.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya