24 C
id

Kebakaran Hebat di Desa Pasi Mesjid Aceh Barat, Satu Korban Alami Luka Bakar 30 Persen

Kebakaran Aceh Barat, Luka Bakar
Petugas memadamkan api/


AchehNetwork.com – Sebuah tragedi kebakaran hebat terjadi di Desa Pasi Mesjid, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, pada Selasa (11/6) dini hari. 


Peristiwa ini mengakibatkan satu rumah warga hangus terbakar dan menelan korban luka bakar serius.

Ferry (35), warga yang menjadi korban dalam kejadian tersebut, mengalami luka bakar hingga 30 persen dan kini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh. 

Kabid Pelayanan Medis dan Humas RSUD Cut Nyak Dhien, Susi, mengonfirmasi bahwa kondisi Ferry saat ini sudah stabil setelah menjalani prosedur debridement atau pengangkatan jaringan kulit mati di kamar operasi.

"Saat ini pasien dalam kondisi baik setelah kemarin dilakukan tindakan pengangkatan jaringan kulit mati atau debridement di kamar operasi," ujar Susi, Rabu (12/6).

Meski kondisi Ferry sudah stabil, ia masih memerlukan perawatan intensif hingga luka bakarnya pulih sepenuhnya. 


"Luka masih terasa nyeri, namun kualitas tidur tidak terganggu, makan minum juga tidak terganggu, dan tanda vitalnya normal," tambah Susi.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB ini menghanguskan satu unit rumah beserta tiga unit sepeda motor. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, menjelaskan bahwa warga setempat langsung memberikan bantuan pemadaman secara manual sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi.

"Selain satu unit rumah, tiga unit sepeda motor juga hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib," kata Ronald.

Rumah yang terbakar tersebut ditempati oleh tiga orang yaitu Rohani (55), Ferry (35), dan Wahyu Ridwan (28). 

Ferry mengalami luka bakar di bagian bahu dalam kejadian tersebut.

Upaya pemadaman dan penyelidikan penyebab kebakaran masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi potensi bahaya yang mengancam warga sekitar. 

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan memastikan keamanan lingkungan mereka guna menghindari kejadian serupa di masa depan.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya