24 C
id

Mengenal Etnis Uighur: 6 Fakta Menarik Tentang Uighur yang Jarang Diketahui

Etnis Uighur, Iyghur, Suku Uyghur, XinJiang
Etnis Uighur, Xinjiang, China/



AchehNetwork.com — Etnis Uighur adalah kelompok Muslim yang mayoritas tinggal di wilayah Xinjiang, China, serta dapat ditemukan di negara-negara Asia Tengah seperti Kazakhstan dan Uzbekistan. 

Etnis ini memiliki sejarah panjang dan kebudayaan yang kaya, tetapi sering menjadi sorotan media internasional terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia di China. 


Berikut adalah enam fakta menarik tentang etnis Uighur yang mungkin belum banyak diketahui.


1. Mengerti Bahasa Turki tetapi Tidak Bisa Mandarin Standar


Bahasa Uighur adalah bagian dari rumpun bahasa Turki. 

Oleh karena itu, orang Uighur dapat dengan mudah memahami bahasa Turki dan sebaliknya. 

Namun, meskipun tinggal di China, banyak dari mereka yang tidak fasih berbahasa Mandarin. 

Hal ini mendorong penduduk asli Uighur untuk mempelajari bahasa Mandarin standar.


2. Intonasi Khusus untuk Permintaan Sopan dalam Bahasa Uighur


Dalam bahasa Uighur, tidak ada kata khusus yang setara dengan "tolong" untuk menunjukkan kesopanan. 

Sebaliknya, mereka menggunakan intonasi khusus saat berbicara untuk memperjelas permintaan dengan sopan. 

Cara ini mencerminkan keunikan budaya komunikasi mereka.


3. Melon: Tanaman Pangan Utama di Xinjiang


Xinjiang, tempat mayoritas Uighur berdomisili, adalah salah satu daerah terkering di dunia. 

Iklim ini ternyata sangat cocok untuk menanam melon Hami yang terkenal lezat dengan berbagai warna kulit seperti putih, hijau, merah muda, dan kuning. 

Melon Hami begitu populer sehingga ada festival tahunan yang diadakan untuk merayakannya.



4. Etnis Berbahasa Turki Tertua di Asia Tengah


Pada tahun 552 Masehi, kerajaan Turki pertama, Kök Turk, berdiri di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Turkistan Timur. 

Pada tahun 840, suku Uighur tiba dari Siberia setelah runtuhnya kerajaan di Sungai Orhan. 

Mereka menjadi masyarakat berbahasa Turki tertua di Asia Tengah.


5. Bahasa Uighur Ditulis dengan Beragam Huruf


Selama abad ke-20, bahasa Uighur ditulis dalam huruf Latin dan Cyrillic. 

Namun, sejak abad ke-10, alfabet Arab juga digunakan dan kembali diresmikan pada tahun 1978. 

Bahasa Uighur memiliki 32 huruf, termasuk delapan vokal dan 24 konsonan, empat di antaranya dipinjam dari bahasa Persia.


6. Keterkaitan dengan Turki, Azerbaijan, dan Turkmenistan


Bahasa Uighur berasal dari bahasa Turki Kuno yang berakar di Mongolia dan Xinjiang. 

Bahasa ini memiliki keterkaitan dengan bahasa Turki, Azerbaijan, dan Turkmenistan. 

Selain di China, bahasa Uighur juga dituturkan di negara-negara seperti Kazakhstan, Uzbekistan, dan Kyrgyzstan, memperkuat ikatan budaya dan linguistik di wilayah tersebut.


Dengan memahami lebih dalam tentang fakta-fakta ini, kita bisa lebih menghargai kekayaan budaya dan sejarah etnis Uighur serta tantangan yang mereka hadapi dalam mempertahankan identitas mereka.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya

Iklan: Lanjut Scroll