24 C
id

Mengungkap Asal Usul dan Kekayaan Budaya Suku Betawi

 

Asal usul Suku betawi
Budaya Suku Betawi/Foto: berbagai sumber


AchehNetwork.com - Suku Betawi merupakan salah satu suku bangsa Indonesia yang penduduknya tinggal di Jakarta. 


Keberadaan suku Betawi mulai dikenal pada masa kolonial Belanda sekitar tahun 1930, ketika sensus penduduk dilakukan dan mayoritas penduduk Batavia saat itu tercatat sebagai orang Betawi. 


Berikut adalah penjelasan mengenai sejarah, etimologi, budaya, dan kekayaan seni suku Betawi yang menakjubkan.



Sejarah Asal Usul Suku Betawi

Ada tiga pendapat utama mengenai asal usul suku Betawi:


1. Pendapat Pertama

Suku Betawi diyakini berasal dari hasil perkawinan antar etnis dan bangsa yang didatangkan oleh kolonial Belanda ke Batavia. 


Etnis ini merupakan pendatang baru di Jakarta yang terlahir dari perpaduan berbagai kelompok seperti Sunda, Melayu, Jawa, Arab, Bali, Bugis, Makassar, Ambon, dan Tionghoa.


2. Pendapat Kedua

Sejarawan Sagiman MD berpendapat bahwa etnis Betawi sudah tinggal di Jakarta dan sekitarnya sejak zaman Neolitikum. 


Ia menyatakan bahwa masyarakat asli Betawi adalah bagian dari masyarakat Nusa Jawa seperti orang Sunda, Jawa, dan Madura. 


Uka Tjandarasasmita mendukung pendapat ini dalam monografinya yang menyebutkan bahwa penduduk asli Jakarta telah ada sejak tahun 3500 – 3000 SM.


3. Pendapat Ketiga

Lance Castles dalam penelitiannya menyatakan bahwa secara biologis, orang Betawi adalah keturunan campuran berbagai suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia. 


Etnis ini lahir dari perpaduan kelompok-kelompok etnis Indonesia dan luar negeri seperti Arab, India, Tionghoa, dan Eropa.



Etimologi Betawi

Para ahli sejarah mengajukan beberapa teori mengenai asal mula kata "Betawi":


  1. Pitawi (bahasa Melayu Polynesia Purba) yang artinya larangan, merujuk pada komplek bangunan suci di Batu Jaya, Karawang.
  2. Betawi (Bahasa Melayu Brunei) digunakan untuk menyebut giwang, mengacu pada temuan giwang abad ke-11 di Babelan, Kabupaten Bekasi.
  3. Flora guling Betawi (cassia glauca), tanaman perdu yang kayunya digunakan untuk gagang senjata.



Seni dan Kebudayaan Betawi

Budaya Betawi merupakan hasil campuran budaya asli dengan budaya berbagai etnis pendatang. Beberapa aspek seni dan budaya Betawi antara lain:


Musik

  1. Gambang Kromong - Asal Tionghoa
  2. Rebana - Tradisi musik Arab
  3. Orkes Samrah - Asal Melayu
  4. Keroncong Tugu - Latar belakang Portugis-Arab
  5. Tanjidor - Latar belakang Belanda
  6. Seni Lenong
  7. Lagu Tradisional - "Kicir-kicir"


Tari

  1. Tari Topeng Betawi
  2. Yapong - Dipengaruhi tari Jaipong Sunda
  3. Cokek - Tari silat


Drama

  1. Lenong
  2. Tonil



Cerita Rakyat Betawi

Cerita rakyat Betawi yang terkenal antara lain:


  1. Si Pitung
  2. Jagoan Tulen atau Si Jampang
  3. Nyai Dasima
  4. Mirah dari Marunda
  5. Murtado Macan Kemayoran
  6. Juragan Boing
  7. Senjata Tradisional
  8. Senjata khas tradisional Betawi adalah bendo atau golok.



Rumah Tradisional

Rumah tradisional Betawi dikenal sebagai Rumah Kebaya.


Bahasa Betawi

Bahasa Betawi adalah bahasa kreol yang menggabungkan unsur-unsur bahasa Melayu Pasar, Sunda, Bali, Tionghoa, Arab, Belanda, dan Portugis.


Makanan Khas Betawi

Masakan

  1. Gabus Pucung
  2. Laksa Betawi
  3. Sayur Babanci
  4. Sayur Godog
  5. Soto Betawi
  6. Ayam Sampyok
  7. Asinan Betawi
  8. Nasi Uduk


Kue-kue

  1. Kue Cucur
  2. Kue Rangi
  3. Kue Talam
  4. Kue Kelen
  5. Kue Kembang Goyang
  6. Kerak Telor
  7. Sengkulun
  8. Putu Mayang
  9. Andepite
  10. Kue Ape
  11. Kue Cente Manis
  12. Kue Pepe
  13. Kue Dongkal
  14. Kue Geplak
  15. Dodol Betawi
  16. Roti Buaya


Minuman

  1. Es Selendang Mayang
  2. Es Goyang
  3. Bir Pletok



Suku Betawi dengan segala keunikan budaya dan sejarahnya merupakan bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Indonesia. 


Melestarikan dan mengenali lebih dalam tentang suku Betawi adalah upaya penting untuk menjaga warisan budaya Nusantara.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya

Iklan: Lanjut Scroll