24 C
id

Mie Kocok Blangpidie: Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera dari Aceh

 

Mie Kocok Blangpidie
Mie Kocok Blangpidie



AchehNetwork.com - Indonesia dikenal dengan kekayaan kulinernya yang sangat beragam, dari Sabang sampai Merauke. 


Salah satu kuliner khas yang tak boleh dilewatkan adalah Mie Kocok Blangpidie, sebuah hidangan unik yang berasal dari daerah Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh.


Sejarah dan Asal Usul

Mie Kocok Blangpidie sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan menjadi makanan favorit masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya. 


Nama "kocok" sendiri merujuk pada proses pengolahannya yang unik, di mana mie dikocok atau diaduk dalam kuah panas hingga mencapai tekstur yang diinginkan. 


Hidangan ini biasanya disajikan di warung-warung makan sederhana di Blangpidie, tetapi kini mulai dikenal di berbagai daerah lain berkat cita rasanya yang khas.


Arbi, pemilik Mie Kocok Blang Pidie Cafe Ameh, mengungkapkan bahwa kuliner ini telah ada sejak tahun 1960-an. 


Awalnya, mie kocok Blangpidie dijual oleh warga keturunan Tionghoa yang menetap di Abdya. Namun, seiring perkembangan zaman, kuliner ini mulai diproduksi dan dipopulerkan oleh masyarakat lokal.

Tidak sah rasanya kalau berkunjung ke Abdya jika belum mencoba mie kocok Blangpidiei.



Keunikan dan Cita Rasa

Nama Mie Kocok Blangpidie telah disematkan oleh masyarakat setempat sebelum daerah itu dimekarkan menjadi Kabupaten Abdya. 


Sekilas, mie kocok Blangpidie terlihat seperti mie kocok pada umumnya, tetapi yang membuatnya berbeda adalah ciri khas rasa yang menggugah selera. 


Dipadukan dengan kuah kaldu dari tulang sapi, rasanya menjadi unik dan berbeda dengan mie kocok lainnya.


Yang membuatnya istimewa adalah kuahnya. Berbeda dengan kuah bakso yang kental, kuah mie kocok Blangpidie lebih encer dan segar, dibuat dari kaldu asli tanpa tambahan penyedap rasa atau micin, sehingga menghadirkan cita rasa alami yang kaya dan lezat.


Tekstur mie-nya juga cukup lembut karena bahan dasarnya adalah mie putih berukuran besar atau mie tiaw, yang dibuat dari tepung beras dan tepung kanji.



Bahan dan Proses Pembuatan

Bahan utama Mie Kocok Blangpidie adalah mie kuning yang kenyal, kuah kaldu sapi yang gurih, dan berbagai bumbu rempah khas Aceh. 


Beberapa bahan pelengkap yang sering ditambahkan adalah:


  • Daging sapi yang sudah diiris tipis
  • Tauge segar
  • Daun bawang dan seledri cincang
  • Bawang goreng
  • Jeruk nipis
  • Sambal sebagai pelengkap rasa pedas


Proses pembuatannya dimulai dengan merebus tulang sapi untuk membuat kaldu yang kaya rasa. Mie kuning kemudian direbus terpisah hingga matang, lalu ditiriskan. 


Selanjutnya, mie ditempatkan dalam mangkuk, ditambahkan potongan daging sapi, dan disiram dengan kuah kaldu panas. 


Untuk menambah kenikmatan, tauge, daun bawang, seledri, dan bawang goreng ditaburkan di atasnya. Perasan jeruk nipis dan sambal bisa ditambahkan sesuai selera.



Popularitas dan Pengalaman Kuliner

Mie Kocok Blangpidie sudah terkenal hingga ke berbagai daerah. Arbi mengatakan bahwa beberapa pelanggannya bahkan berasal dari Jakarta. “Kita kirim dengan pesawat dan langsung bisa dimakan setiba di Jakarta. Jadi tergolong bisa tahan lama lah makanan ini,” ungkapnya.


Keunikan Mie Kocok Blangpidie terletak pada kuah kaldunya yang sangat gurih dan kaya akan rempah. 


Penggunaan daging sapi yang empuk dan bumbu-bumbu khas Aceh memberikan sentuhan rasa yang mendalam dan memanjakan lidah. 


Proses mengocok mie dalam kuah panas juga memberikan tekstur yang berbeda, membuat mie menjadi lebih kenyal dan menyerap rasa kuah dengan sempurna.



Menikmati Mie Kocok Blangpidie

Bagi para pecinta kuliner, menikmati Mie Kocok Blangpidie di tempat asalnya, Blangpidie, tentu memberikan pengalaman yang tak terlupakan. 


Warung-warung di sana menyajikan hidangan ini dengan penuh kehangatan dan keramahtamahan. 


Namun, bagi yang berada di luar Aceh, beberapa restoran khas Aceh di kota-kota besar Indonesia juga mulai menyediakan menu ini.


Mie Kocok Blangpidie bukan hanya sekedar makanan, tetapi juga representasi dari kekayaan budaya dan tradisi kuliner masyarakat Aceh. 


Mencicipinya berarti merasakan sepotong sejarah dan warisan yang diwariskan dari generasi ke generasi. 


Jadi, jika Anda berkesempatan mengunjungi Aceh, jangan lupa untuk mencicipi Mie Kocok Blangpidie yang lezat dan menggugah selera ini.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya

Iklan: Lanjut Scroll