24 C
id

Penyerahan Tiga Tersangka Kepemilikan Senjata Api Ilegal ke Kejaksaan Negeri Aceh Barat

Senjata Api ilegal, Aceh Barat
Tersangka pemilik senjata api ilegal (baju merah) di Kejari


AchehNetwork.com – Penyidik Sat Reskrim Polres Aceh Barat telah menyerahkan tiga tersangka yang diduga terlibat dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal jenis pistol yang digunakan untuk mengancam salah seorang warga di Gampong Cot Jurumudi, Kecamatan Arongan Lambalek, ke Kejaksaan Negeri. 


Kasus ini kini memasuki tahap II.



Identitas dan Peran Tersangka

Tiga tersangka yang diserahkan adalah:

  1. S (48) - Pemilik senjata api, warga Aceh Barat.
  2. MN (42) - Rekan S yang menemaninya saat membeli senjata, warga Aceh Barat.
  3. J (45) - Diduga sebagai penjual senjata api, warga Gampong Keude, Kecamatan Pendawa, Kabupaten Aceh Timur.



Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti

Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana, melalui Kasat Reskrim Iptu Fachmi Suciandy, mengungkapkan bahwa penyerahan tersangka dan barang bukti telah dilakukan dan akan dilanjutkan dengan proses hukum di Kejaksaan untuk segera disidangkan.


"Masing-masing tersangka ini mendapat sangkaan pasal yang berbeda-beda," kata Fachmi pada Kamis, 4 Juli 2024.


  • S sebagai tersangka utama dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 pasal 1.
  • MN dan J dijerat dengan Pasal 55 KUHPidana.



Barang Bukti

Barang bukti yang diserahkan kepada Jaksa meliputi:

  • Satu pucuk senjata api jenis pistol.
  • Satu buah magazen.
  • Tujuh butir peluru kaliber 9 milimeter.
  • Satu buah tas kulit warna coklat yang digunakan untuk menyimpan senjata api.


Kronologi Kasus

Kasus pengancaman terhadap warga terjadi pada Kamis, 7 Maret 2024, sekitar pukul 09.00 WIB di Desa Cot Jurumudi, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat. 


Setelah kejadian, korban melapor kepada pihak kepolisian.


Petugas kepolisian bergerak cepat dan menangkap tersangka S di sebuah rumah di kawasan Gampong Ujung Kalak, Meulaboh, Aceh Barat. 


Polisi kemudian mengembangkan kasus tersebut dan menangkap dua tersangka lainnya, yakni MN di Desa Rundeng, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dan J di Kabupaten Aceh Timur sebagai pemilik senjata api.



Detail Kasus:

  • Tersangka: S (48), MN (42), J (45)
  • Kasus: Kepemilikan senjata api ilegal dan pengancaman
  • Tanggal Kejadian: 7 Maret 2024
  • Barang Bukti: Pistol, magazen, peluru, tas kulit


Dengan penyerahan tersangka dan barang bukti ini, diharapkan proses hukum dapat berjalan lancar dan keadilan dapat ditegakkan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya