24 C
id

Pesona Desa Lantan, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Rinjani

Desa Wisata Lantan, Desa Lantan, Wisata Lombok
Wisata Desa Lantan/



AchehNetwork.com - Di kaki megahnya Gunung Rinjani, terdapat sebuah permata tersembunyi yang bernama Desa Lantan. 


Desa ini tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, tetapi juga berbagai daya tarik wisata yang membuatnya layak menjadi tujuan liburan Anda berikutnya.



Keindahan Geografis dan Lokasi Strategis


Desa Lantan terletak di Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). 


Desa ini memiliki luas 1.217 hektare dan dikelilingi oleh lahan hak guna usaha (HGU) dan hutan lindung di utara, serta berbatasan dengan beberapa desa di selatan, timur, dan barat. 


Letaknya yang hanya 10 kilometer dari pusat pemerintahan kecamatan dan 25 kilometer dari ibu kota Kabupaten Lombok Tengah menjadikan Desa Lantan mudah diakses.



Surga Air Terjun


Desa Lantan terkenal dengan kekayaan air terjunnya. 


Terdapat 24 air terjun yang siap memanjakan mata dan menyegarkan jiwa Anda, di antaranya:

  • Air Terjun Elong Tuna
  • Air Terjun Babak Pelangi
  • Air Terjun Titian Batu Kawangan
  • Air Terjun Sakura
  • Air Terjun Bebet Bebasak
  • Air Terjun Benciwe
  • Air Terjun Sibu Sipit


Kepala Desa Lantan, Erwandi, menjelaskan bahwa desa ini juga memiliki jalur pendakian menuju Segara Anak di Gunung Rinjani, camping ground, dan wisata kuliner khas.



Potensi Kopi Khas Desa Lantan


Desa Lantan juga terkenal dengan kopi khasnya. 


Erwandi menyatakan bahwa upaya sedang dilakukan untuk mengembangkan produk kopi lokal, termasuk mengubah kopi robusta menjadi kopi bubuk dan memanfaatkan kulit kopi untuk membuat cascara. 


Kemitraan dengan lembaga-lembaga pemberdayaan dan perguruan tinggi juga sedang dibangun untuk mendukung pengembangan ini.



Inovasi Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan


Sebagai desa wisata, Desa Lantan juga fokus pada upaya menjaga kebersihan lingkungan. 


Salah satu terobosan adalah pembangunan TPS3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) dan kelompok biogas. 


TPS3R ini didirikan untuk memudahkan petani dalam mengeringkan berbagai komoditas seperti kopi, kakao, vanili, dan pisang sale. 


Pada 2023, TPS3R ini didukung oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTB dan didanai oleh dana desa.


Selain itu, beberapa unit biogas telah dibangun dengan dukungan dari Yayasan Rumah Energi Desa Lantan. 


Pada 2024, pembangunan biogas akan terus dilanjutkan dengan anggaran stimulan melalui dana desa.


Kontribusi Terhadap Pendapatan Desa


Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Desa Lantan telah berhasil meningkatkan pendapatan asli desa dari Rp 21 juta pada 2022 menjadi Rp 25 juta pada 2023. 


Kontribusi dari Pemdes dan Bumdes diharapkan terus meningkat seiring dengan pengembangan potensi wisata dan lingkungan di desa ini.


Desa Lantan adalah contoh sempurna bagaimana keindahan alam dan inovasi dapat berjalan beriringan untuk menciptakan destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan. 


Jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi surga tersembunyi ini di kaki Gunung Rinjani.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya

Iklan: Lanjut Scroll