24 C
id

Seorang Wanita Aceh Besar Disekap Pria Kenalannya, Emas dan Uang Dirampas, Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi

Penyanderaan di Aceh Besar, Wanita disekap di Aceh
Korban dirawat akibat shok



AchehNetwork.com - Polisi berhasil menangkap tiga pria yang diduga menyekap dan mencuri barang milik seorang pegawai honorer wanita, SF (34), warga Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar. 


Korban yang baru mengenal salah satu pelaku melalui media sosial, mengalami penyekapan dan ditinggalkan di tengah jalan.


Kronologi Kejadian

Kapolsek Krueng Raya, Iptu Rolly Yuiza Away, menjelaskan kejadian ini bermula saat pelaku berinisial IS alias Robby (37) menghubungi korban untuk bertemu dan mengajaknya jalan-jalan. 


IS mengajak korban untuk menemaninya membeli ponsel baru. 


"Mereka bertemu setelah pelaku menjemput korban di rumah menggunakan mobil rental," ujar Iptu Rolly pada Senin (8/7).



Aksi Penculikan

Dalam perjalanan menuju Taman Sri Ratu Safiatuddin, tersangka Robby mengarahkan mobilnya ke Lamdingin dan Lampulo. 


Di tengah perjalanan, korban dibekap dari belakang oleh pelaku lain. 


Tidak hanya itu, kaki dan tangan korban juga diikat, serta wajahnya ditutupi lakban.


Barang yang Dicuri

Pelaku mengambil perhiasan korban berupa cincin dan kalung seberat lima mayam, ponsel, dan uang tunai Rp200 ribu. 


Setelah itu, korban dibawa ke arah Blang Bintang, tepatnya di kawasan Gampong Ie Suuem, dan ditinggalkan di tengah jalan, sementara pelaku melarikan diri.


Penangkapan Pelaku

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tiga tersangka di sebuah rumah di Gampong Lam Ceu, Kecamatan Kuta Baro, pada Sabtu (29/6). 


Tersangka yang ditangkap adalah IS alias Robby, AD (43) warga Aceh Besar, dan MUL (33) warga Langsa.


Penyidikan Lebih Lanjut

Iptu Rolly menyatakan bahwa kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian dan para pelaku ditahan di sel tahanan Polresta Banda Aceh. 


Diduga, para pelaku merupakan bagian dari komplotan yang beraksi di wilayah Aceh lainnya. 


"Satreskrim Polres Bireuen juga memeriksa para pelaku, diduga mereka ini komplotan yang beraksi di wilayah Bireuen," tambahnya.


Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Bireuen untuk mengungkap lebih lanjut aksi kejahatan komplotan ini.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya

Iklan: Lanjut Scroll