24 C
id

Rumah Kayu Nek Aisyah di Bireuen Ludes Terbakar, Lima Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Rumah kayu terbakar
Korban kebakaran menerima bantuan masa panik dari BPBD Bireuen dan juga bantuan warga setempat. (Foto: Dok Warga)
BIREUEN - Pada Rabu (14/06/2023), sekitar pukul 11.30 WIB, satu unit rumah konstruksi kayu beratap seng yang menjadi tempat tinggal Aisyah (70), warga Matang Glumpang Dua Meunasah Dayah, Kecamatan Peusangan, Bireuen, hangus terbakar dalam waktu singkat.

Dalam peristiwa tersebut, rumah tersebut tidak dapat diselamatkan dan rata dengan tanah, menyebabkan lima jiwa kehilangan tempat tinggal mereka.

Beruntungnya, saat kebakaran terjadi, Nek Aisyah tidak berada di rumah. Hanya adiknya, Ramlah, yang berada di dalam rumah pada saat itu, sementara yang lainnya sudah keluar.

Belum diketahui penyebab pasti terjadinya kebakaran di rumah tempat berteduh tersebut.

Keuchik Matang Glumpang Dua Meunasah Dayah, Rifian Nurdin, dalam keterangannya kepada Serambinews.com, menyebutkan bahwa rumah tersebut adalah milik Aisyah, seorang nenek yang tinggal bersama anak dan cucunya.

Anaknya, Sukriadi (49), bekerja sebagai sopir, dan istrinya, Ita Saputri (43), serta dua anak mereka, Yulia Putri (18) yang merupakan siswi SMA, dan Nuraini Putri (8) yang masih berstatus sebagai murid SD.

Faisal (53), salah satu keluarga korban, mengungkapkan bahwa mereka belum mengetahui secara pasti bagaimana kejadian tersebut terjadi dan apa penyebabnya. Pemilik rumah, Nek Aisyah, telah pergi meninggalkan rumah pada saat kejadian. Di dalam rumah hanya ada adiknya, Ramlah.

Sekdes Matang Glumpang Dua Meunasah Dayah, Denny Sumantri Mangkuwinata, menjelaskan bahwa rumah yang terbakar tersebut adalah milik Aisyah, salah satu warga miskin ekstrem di desa tersebut. Meskipun rumah tersebut dibangun di atas tanah orang lain dengan izin pemiliknya.

Saat kebakaran terjadi, tidak ada orang di dalam rumah kecuali adiknya yang sedang sakit. Warga segera memberikan bantuan ketika melihat api muncul di ruang depan. Namun, api cepat meluas sehingga rumah yang mereka tempati tidak dapat diselamatkan.

Korban kebakaran saat ini sementara tinggal di rumah adiknya dan telah menerima bantuan darurat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen. Warga desa juga turut membantu sebisa mungkin dalam situasi tersebut, demikian yang disampaikan oleh sekdes setempat.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya