24 C
id

Menggali Jejak Sejarah Aceh: Pameran Temporer Museum Aceh yang Menginspirasi

perjuangan rakyat Aceh
Pameran Perjuangan Rakyat Aceh (Foto: Ist)
BANDA ACEH - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Aceh terus berinovasi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar pameran temporer yang menarik.

Kali ini, pameran temporer tersebut digelar di Lantai 3 Gedung Pameran Museum Aceh, dengan menampilkan kisah inspiratif perjuangan rakyat Aceh dari tahun 1511 hingga 2005.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal, menjelaskan bahwa pameran temporer ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai perjuangan rakyat Aceh sejak masa Portugis menguasai Malaka pada tahun 1511 hingga momen MoU Helsinki pada tahun 2005.

"Melalui pameran ini, kami berharap tumbuhnya rasa nasionalisme dan semangat kuat untuk menjaga perdamaian yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan dan tokoh-tokoh Aceh pada masa itu," ujar Almuniza saat meninjau Pameran Sejarah Perjuangan Rakyat Aceh dengan tema 'Aceh Bumi Para Syuhada'.

Menurutnya, kisah perjuangan para syuhada di masa lalu layak dijadikan teladan oleh generasi selanjutnya karena mereka mengorbankan harta, darah, dan nyawa dalam menjalankan panggilan jihad melawan penjajah selama hampir 70 tahun.

"Laki-laki dan perempuan Aceh berdiri bersama dalam perjuangan untuk memakmurkan dan mempertahankan negeri ini, dan semua hal itu tercermin dalam sejarah Aceh yang terdapat dalam timeline atau garis waktu di gedung museum ini," tambahnya.

Oleh karena itu, Almuniza mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda Aceh dan wisatawan dari berbagai daerah untuk mengunjungi Museum Aceh.

Di sana, pengunjung dapat mempelajari sejarah Aceh lebih dalam melalui cerita dan koleksi-koleksi yang ada di Museum Aceh.

"Marilah berkunjung ke Museum Aceh untuk menyaksikan pameran sejarah perjuangan rakyat Aceh, mulai dari masa Kesultanan hingga perdamaian MoU Helsinki," kata Almuniza, yang didampingi oleh Kepala UPTD Museum Aceh, Mudha Farsyah.

Bagi Anda yang ingin menyaksikan pameran sejarah perjuangan rakyat Aceh dan koleksi lainnya di Museum Aceh, Anda dapat mengunjungi museum tersebut pada pukul 09.00-12.00 dan 13.30-16.15 WIB.

Museum Aceh terletak di Jalan Sultan Mahmudsyah No.10, Desa Peuniti, Kota Banda Aceh. Museum Aceh tutup setiap hari Jumat.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi sejarah perjuangan Aceh yang menginspirasi di Museum Aceh ini.(*)


Ikuti Kami di FB: Acheh Network Media

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya