24 C
id

Merokok saat BAB, Septic Tank Meledak: Mengapa Septic Tank Dapat Meledak? Fakta Menarik di Balik Kejadian di Kabupaten Wajo

Ledakan Septic Tank, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Penghuni Kamar Kos, Buang Air Besar, Merokok, Gas Metana, Perawatan Medis, Kejadian, Penyebab Ledakan, Proses Fermentasi, Gas Biogas, Bahaya Gas Metana, Keamanan Septic Tank.
Ilustrasi Ledakan kloset di Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur. (Foto: detikcom)
ACHEHNETWORK.COM - Satu penghuni kamar kos di Kabupaten Wajo harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami ledakan yang mengguncang tempat tinggalnya.

Diduga, korban mengalami luka-luka akibat ledakan septic tank saat sedang buang air besar sambil merokok.

Peristiwa ledakan yang terjadi pada Jumat (7/7) sekitar pukul 17.30 WITA itu terjadi di Jalan Anggrek, Kelurahan Bulupabbulu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.

Korban, Sahda Yusuf (26), adalah penghuni kamar nomor 7 dan 8 kos yang menjadi korban dari ledakan tersebut.

Pemilik kos dan penghuni lainnya segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Kapolres Wajo, AKBP Fatchur Rochman, menjelaskan bahwa ledakan terjadi saat penghuni kos menyalakan korek api untuk merokok ketika hendak buang air besar.

Diduga, api dari korek tersebut memicu gas yang terdapat di dalam septic tank, sehingga terjadi ledakan dari bawah.

"Korban menyalakan korek api dengan maksud untuk merokok sambil buang air besar. Untuk sementara, dugaan dari Puslabfor Polda Sulsel adalah bahwa ledakan dipicu oleh hal tersebut," kata Fatchur.

Akibat kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Meskipun jarang terjadi, ini bukanlah kali pertama septic tank mengalami ledakan.

Pada bulan Maret 2023, seorang perempuan juga menjadi korban ledakan kloset jongkok di rumahnya di Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Saat hendak buang air besar, kloset tiba-tiba meledak dan mengeluarkan api.

Penyebab ledakan tersebut tidak diketahui secara pasti, namun ledakan tersebut murni berasal dari kloset itu sendiri.

Mengapa septic tank bisa meledak? Ahli kimia dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Chairil Anwar, menjelaskan bahwa ledakan terjadi karena pembentukan gas metana yang dipicu oleh percikan api dari benda yang terbakar, seperti kertas koran.

Proses fermentasi yang terjadi di dalam septic tank menghasilkan gas metana dalam jumlah besar.

Tinja yang dibuang ke septic tank mengalami proses fermentasi oleh bakteri anaerob, yaitu organisme yang dapat hidup tanpa oksigen.

Proses alamiah ini sulit terlihat secara kasat mata. Hasil dari proses fermentasi ini adalah biogas, yaitu gas yang dapat terbakar.

Metana, yang merupakan komponen utama gas alam, juga mudah terbakar.

Namun, hanya ketika konsentrasi metana mencapai sekitar 5 hingga 15 persen dalam campuran udara, gas tersebut dapat bersifat eksplosif.

Pada konsentrasi sekitar 9,5 persen, gas metana mencapai titik oksidasi sempurna yang dapat menghasilkan air, karbon dioksida, dan banyak panas.

Oleh karena itu, setiap septic tank harus dilengkapi dengan saluran atau pipa pembuangan gas yang baik dan terbuka agar gas dapat keluar dengan aman.

Sebagai perbandingan, kejadian ledakan serupa juga sering terjadi di dalam tambang batu bara akibat adanya gas metana yang bertemu dengan sumber panas.

Ventilasi yang memadai juga diperlukan untuk menghindari ledakan metana di tambang batu bara.

Untuk mencegah kejadian serupa, Chairil menyarankan agar kita tidak merokok atau menyalakan sumber panas seperti api saat sedang berinteraksi dengan septic tank.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa penanganan dan perawatan yang baik terhadap septic tank merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan kita.(*)


Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di: GOOGLE NEWS

ikuti juga kami di Fb: Acheh Network Media

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya