24 C
id

Meski Ditolak DPRA, Mendagri Tetap Usulkan Nama Achmad Marzuki sebagai Pj Gubernur Aceh ke Presiden

Gubernur Aceh
Achmad Marzuki (Foto iNews)
BANDA ACEH - Sebuah kejutan muncul dari Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang menolak mengusulkan kembali nama Achmad Marzuki sebagai calon Penjabat (Pj) Gubernur Aceh mendatang. 

Meski begitu, DPRA berhasil menyepakati satu nama yang akan diusulkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), yaitu Bustami Hamzah, yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh.

Keputusan DPRA tersebut mengakibatkan nama Achmad Marzuki tetap berada dalam bursa calon Pj Gubernur Aceh.

Kemendagri telah mengajukan tiga nama calon Pj Gubernur Aceh kepada Presiden, yaitu Bustami Hamzah, Safrizal ZA (Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri), dan Achmad Marzuki (mantan Pangdam Iskandar Muda).

Informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya menyebutkan bahwa ketiga nama tersebut telah diserahkan Mendagri kepada Sekretariat Negara (Setneg) pada tanggal 1 Juli 2023.

Dalam upaya menyelesaikan proses pengajuan calon, Mendagri Tito Karnavian dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada hari Senin untuk menyerahkan nama-nama calon Pj Gubernur Aceh.

Proses pengusulan nama calon Pj Gubernur Aceh tidak hanya melibatkan DPRA, namun juga dilakukan oleh Kemendagri kepada Tim Penilai Akhir (TPA).

Nama-nama yang diajukan oleh DPRA dan Kemendagri akan menjadi pertimbangan bagi Presiden Joko Widodo sebelum menetapkan satu nama yang akan menjadi Pj Gubernur Aceh.

Terkait dengan nama Safrizal ZA, yang merupakan tokoh Aceh yang sering diperbincangkan, Mendagri mengungkapkan bahwa keputusan sepenuhnya ada di tangan Presiden.

Ia menegaskan bahwa tugas mereka adalah menjalankan perintah yang diberikan, dan jika tidak ada perintah, mereka akan melaksanakan tugas lain yang diperintahkan.

Proses penentuan Pj Gubernur Aceh akan menjadi perhatian yang besar dalam beberapa hari mendatang.

Keputusan akhir Presiden Joko Widodo akan menentukan siapa yang akan memimpin Aceh sebagai Pj Gubernur, dan masyarakat Aceh menantikan dengan harapan agar figur yang terpilih dapat membaca aspirasi rakyat dengan baik.

Semoga keputusan tersebut dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Aceh dan seluruh masyarakatnya.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya