24 C
id

Mitologi Yunani: Kisah Daedalus, Perajin dan Petualangan di Dunia Mitologi Yunani

Daedalus
(Foto: French School/Bibliotheque des Arts Decoratifs)
ACHEHNETWORK.COM - Daedalus, sosok legendaris dalam mitologi Yunani, dikenal karena keahlian dan karya-karya hebatnya.

Selain sebagai arsitek yang menciptakan labirin Minotaur di Kreta, ia juga memiliki peran penting dalam cerita melarikan diri dari pulau tersebut bersama putranya, Icarus.

Namun, kegembiraan Icarus yang memiliki sayap membuatnya terbang terlalu dekat dengan matahari dan akhirnya tenggelam di lautan Mediterania.

Kisah Daedalus telah tercatat dalam karya-karya penulis terkenal seperti Homer, Herodotus, Ovid, dan Virgil, dan memancarkan daya tarik yang abadi hingga saat ini.


Asal-usul Daedalus dalam Mitologi Yunani

Orang-orang Yunani kuno menghubungkan Daedalus (juga dieja Daidalos) dengan dewa Hephaistos, sang perajin jenius dari Gunung Olympus.

Ada kemungkinan bahwa kedua tokoh ini berasal dari dewa perajin yang terampil, yaitu Kothar dari Fenisia dan Ugarit.

Selain itu, tampaknya karya seni yang bernilai tinggi dari orang Fenisia telah diperdagangkan dan mencapai Yunani, terutama Kreta.

Hal ini akhirnya menciptakan mitos tentang seorang perajin di Timur Dekat. Kata "daidalos" sendiri berarti dikerjakan dengan kehalusan dan kecermatan.


Peran Sebagai Perajin di Layanan Raja Minos

Dalam Iliad, Homer menyebutkan bahwa Daedalus tinggal di Knossos, Kreta.

Sang arsitek merancang lantai tari untuk putri Raja Minos, Ariadne.

Dalam mitologi Yunani, Daedalus juga terkenal karena keterampilannya dalam proyek-proyek lain di Kreta.

Salah satu karya paling terkenalnya adalah merancang banteng kayu untuk istri Minos, Pasiphae. 

Banteng tersebut digunakan untuk menarik perhatian banteng yang disukai oleh Pasiphae.

Selain itu, Daedalus juga membangun istana Minos dan labirin tempat keturunan Pasiphae dan sang banteng tinggal.

Keturunan tersebut adalah Minotaur, makhluk setengah manusia dan setengah banteng yang juga terkenal dalam mitologi Yunani.

Konon Daedalus juga menciptakan tali yang diberikan kepada pahlawan Theseus oleh Ariadne agar ia dapat membunuh Minotaur.

Dengan bantuan tali tersebut, Theseus berhasil melarikan diri dari labirin yang rumit.


Kisah Melarikan Diri Daedalus dan Icarus dari Kreta

"Menurut mitologi Yunani, Daedalus tidak disukai oleh Raja Minos," tulis Mark Cartwright dalam World History Encyclopedia. Hal ini disebabkan oleh banteng yang ia ciptakan untuk istri raja tersebut.

Akibatnya, Daedalus dan putranya, Icarus, terpaksa melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa mereka.

Untuk memungDalam upaya melarikan diri, Daedalus menciptakan sepasang sayap agar mereka dapat terbang dengan mudah dan menghindari kejaran sang raja yang marah.

Daedalus mengajarkan Icarus cara menggunakan sayap tersebut.

Namun, untuk menjaga sayap tetap berfungsi dengan baik, Icarus diingatkan untuk tidak terbang terlalu dekat dengan laut.

Kelembapan dari air laut dapat membuat bulu sayap menjadi berat dan tidak berfungsi dengan baik.

Ia juga diingatkan untuk tidak terbang terlalu tinggi, karena sinar matahari yang terlalu panas dapat merusak sayapnya.

Namun, sang Icarus yang muda tidak bisa menahan kegembiraannya.

Ia tidak mengindahkan nasihat ayahnya dan terbang terlalu dekat dengan matahari.

Panasnya matahari melelehkan lilin yang digunakan untuk menempelkan sayap pada lengannya.

Akibatnya, Icarus jatuh ke laut dan tenggelam.

Kisah Icarus dalam mitologi Yunani menjadi peringatan akan akibat buruk dari ambisi yang berlebihan dan kebodohan.

Tragedi jatuhnya Icarus dihormati dengan memberi nama perairan di daerah tersebut sebagai Laut Icaria.

Ketika Hercules menemukan jasad Icarus yang terdampar di sebuah pulau, ia memberi pulau tersebut nama Icaria sebagai penghormatan kepada pemuda yang tewas.

Pulau tersebut masih disebut Icaria hingga sekarang dan terletak di barat daya Samos.


Daedalus di Sisilia

Sementara Daedalus berhasil sampai ke Sisilia dengan selamat.

Ia diterima dengan baik oleh Raja Cocalus dan dirawat di sana.

Sebagai rasa terima kasih kepada Hercules, Daedalus memahat patung pahlawan tersebut.

Patung itu begitu indah dan tampak hidup. Sayangnya, patung tersebut tidak bertahan lama.

Ketika Hercules menemukannya, ia menganggapnya sebagai musuh dan menghancurkannya menjadi berkeping-keping.

Di sisi lain, Raja Minos tidak membiarkan sang arsitek yang berbakat melarikan diri tanpa hukuman.

Ia mengejar Daedalus hingga ke Sisilia.

Namun, putri-putri Cocalus memasukkan Minos ke dalam pemandian uap dan merebusnya hidup-hidup sebelum ia bisa menjalankan rencananya.

Daedalus terus mendapatkan dukungan dari Cocalus.

Ia menciptakan karya-karya besar seperti patung domba jantan emas (atau sarang lebah) untuk kuil Aphrodite di Gunung Eryx.

Sang arsitek juga membangun sebuah benteng di Acragas dan pemandian uap di Selinus.


Legenda Daedalus di Yunani

Sejak abad ke-5 SM, Athena mengklaim Daedalus sebagai salah satu dari mereka.

Dipercayai bahwa Theseus membawa Daedalus kembali ke Athena.

Orang-orang Yunani mengubah tempat kelahirannya menjadi Kreta dan Sisilia sebagai tempat akhir perjalanan Daedalus.

Mereka mengklaim bahwa tokoh-tokoh terkenalseperti Socrates adalah keturunan Daedalus.

Daedalus juga memiliki keponakan bernama Talos, seorang pria perunggu yang melindungi Kreta. 

Namun, Talos akhirnya dibunuh oleh Daedalus karena iri terhadap penemuan alat seperti gergaji, kompas, dan roda tembikar yang ditemukan oleh pria yang lebih muda tersebut.

Pembunuhan ini menjelaskan mengapa Daedalus diasingkan ke Kreta.

Selama berabad-abad berikutnya, Daedalus dianggap sebagai penemu dan seniman yang brilian, dengan karya seni yang terus berkembang.

"Mulai dari patung-patung yang hidup hingga pintu emas yang menghiasi kuil Apollo dengan kemegahan di Cumae, Italia," tambah Cartwright.

Daedalus bahkan dikatakan sebagai penemu pose berjalan dalam seni patung Yunani awal.

Pose tersebut membedakan patung-patung Yunani dari figur-figur Mesir sebelumnya yang cenderung statis.

Pose berjalan ini akhirnya membuka jalan bagi pose-pose yang lebih dinamis dalam seni patung Yunani selanjutnya.

Bahkan, bangsa Romawi menjadikan Daedalus sebagai pelindung para tukang kayu.

Kisah Daedalus sebagai perajin dan petualangannya di dunia mitologi Yunani tetap menarik dan menginspirasi hingga saat ini.

Kehandalan dan kecerdikan Daedalus dalam seni dan arsitektur membuatnya menjadi sosok yang penuh keajaiban dan menghidupkan kisah-kisah epik Yunani.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya