24 C
id

Danpomdam Jaya: Video Viral Penculikan dan Penyiksaan Imam Masykur Dalam Mobil Itu Hoaks, Tidak Ada Kaitan dengan Kasus Ini

Danpomdam Jaya, Irsyad Hamdie Bey Anwar, video penculikan dan penyiksaan, hoaks, Brigjen Hamim Tohari, media sosial, Aceh, tiga oknum TNI, Praka RM, Praka J, Praka HS, pemerasan, kematian Imam Masykur
Kadispenad Brigjen TNI Hamin Tohari saat menggelar konferensi pers terkait dugaan kasus penculikan, penganiayaan dan pemerasan yang dilakukan oleh oknum TNI di Kodam Jayakarta, (Kompas.com)
Jakarta, Acheh Network - Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar, yang menjabat sebagai Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya), dengan tegas membantah informasi yang beredar di internet mengenai video penculikan dan penyiksaan seorang warga bernama Imam Masykur (25).


Menurut Irsyad, video yang telah menjadi viral dan menggambarkan kasus dugaan penculikan dan penyiksaan oleh tiga oknum anggota TNI merupakan hoaks.

Pernyataan ini disampaikan Irsyad kepada para wartawan di Markas Pomdam Jayakarta pada Selasa (29/8/2023).


Sementara Irsyad sendiri tidak memiliki pengetahuan tentang asal-usul video tersebut, dia memastikan bahwa video yang telah tersebar luas tersebut tidak berhubungan dengan kasus penganiayaan yang menimpa Imam Masykur.

"Hoaks, itu hoaks. Itu enggak ada kaitannya dengan kasus ini," tegas Irsyad.

Informasi serupa juga diungkapkan oleh Brigjen Hamim Tohari, yang merupakan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad).

Dalam kasus video penyiksaan yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial, kebenarannya masih belum dapat dipastikan.

Hamim menyatakan, "Hasil visum maupun hasil otopsi sampai saat ini masih belum keluar sehingga kami masih menunggu dan saya mengimbau untuk tidak terpengaruh mungkin video-video viral atau gambar-gambar yang tersebar melalui medsos yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya."


Video kontroversial tersebut tersebar di platform media sosial Instagram. Dalam unggahan akun @abouttngid, tampak seorang pria sedang membungkuk di dalam mobil dengan punggung yang terlihat terluka.

Meskipun terdapat percakapan yang terdengar jelas, namun bahasa yang diucapkan oleh pria dalam video tersebut belum dapat dipastikan.

Sebelumnya, beredar laporan bahwa tiga oknum TNI dengan inisial Praka RM, Praka J, dan Praka HS diduga menculik dan menyiksa seorang warga sipil bernama Imam Masykur yang berasal dari Aceh. 

Kasus ini diduga berawal dari upaya pemerasan oleh ketiga oknum tersebut terhadap Imam, yang juga dikenal sebagai penjual obat ilegal.

Tindakan pemerasan dilaporkan berlanjut dengan penyiksaan yang mengakibatkan Imam akhirnya meninggal dunia.


Praka RM diketahui sebagai anggota Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan, sementara Praka HS dan Praka J bertugas masing-masing di Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat dan Kodam Iskandar Muda.

Saat ini, ketiganya telah ditahan di Pomdam Jaya Jayakarta dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan penyiksaan yang dilakukan oleh mereka.(*)

Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di Google News

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya