24 C
id

Mitos Matahari Terbit dari Barat Dibantah oleh NASA: Fakta Sebenarnya Terungkap

NASA, Matahari Terbit dari Barat, Klaim Viral, Mitos Astronomi, Penjelasan Ilmiah
Ilustrasi (Pixabay.com/TBIT)
Achehnetwork.com, News -  Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) telah merespons dengan tegas klaim yang viral di Facebook mengenai Matahari yang akan terbit dari sebelah Barat. 

Pada tanggal 14 Januari 2021, postingan berbahasa Thailand yang mengklaim bahwa NASA telah menyatakan bahwa Matahari akan terbit dari Barat menjadi viral.

Klaim ini mengaitkan terbitnya Matahari dari Barat dengan perputaran Bumi yang berlawanan.

"NASA mengonfirmasi kemungkinan matahari terbit dari barat. Bumi berputar ke arah yang berlawanan yang menyebabkan matahari terbit dari sisi barat!!" begitu bunyi unggahan tersebut, seperti yang dikutip dari laporan AFP pada Sabtu (19/8/2023).

Namun, NASA memberikan klarifikasi terkait unggahan tersebut. Lembaga ruang angkasa Amerika Serikat (AS) ini menjelaskan bahwa tidak pernah ada prediksi resmi dari pihaknya yang menyebutkan bahwa Matahari akan terbit dari sebelah Barat.

Bettina Inclan, Associate Administrator for Communications NASA, menjelaskan, "Tidak ada informasi yang merujuk pada prediksi bahwa matahari akan terbit dari barat oleh NASA atau organisasi ilmiah lainnya."

Inclan juga menjelaskan bahwa fenomena pembalikan magnet memang ada dan telah dipelajari oleh banyak ilmuwan.

Fenomena ini terjadi pada planet Venus, di mana rotasinya berlangsung ke belakang.

Walaupun demikian, fenomena ini tidak berarti bahwa Matahari akan terbit dari Barat di Bumi.

Venus, planet tetangga Bumi, memiliki periode rotasi yang sangat lama, yaitu 243 hari, sementara waktu yang diperlukan untuk mengorbit Matahari setara dengan 225 hari di Bumi.

Hal ini mengakibatkan Matahari hanya terlihat di permukaan Venus dua kali selama setahun, atau hanya sekali dalam 117 hari.

Dengan penjelasan ini, NASA mengklarifikasi bahwa klaim viral mengenai Matahari terbit dari Barat adalah sebuah mitos dan tidak memiliki dasar ilmiah.

Informasi yang akurat dan berdasarkan penelitian ilmiah harus selalu menjadi pegangan dalam memahami fenomena alam dan gejala astronomi.(*)

Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di GOOGLE NEWS

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya