24 C
id

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Dukung Fatwa MUI: Boikot Produk Pro Israel

 

Boikot Produk Pro-Israel
Doa bersama (Foto: Humas UIN Arraniry)

Banda Aceh, AchehNetwork.com - Profesor Mujiburrahman, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, memberikan dukungan penuh terhadap fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan produk pro-Israel.

Dalam pernyataannya, Prof Mujiburrahman mengajak seluruh masyarakat dan civitas akademika UIN Ar-Raniry untuk secara kolektif menghindari produk-produk Israel dan negara-negara yang mendukung agresi Israel.


"Mendukung pihak yang terbukti mendukung agresi Israel, baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti dengan membeli produk dari produsen yang nyata-nyata mendukung agresi Israel, hukumnya haram," tegas Prof Mujiburrahman pada Senin (13/11).


Prof Mujiburrahman menegaskan bahwa fatwa MUI mengenai larangan menggunakan produk terafiliasi Israel adalah wajib dan berlaku sepanjang masa.

Bahkan jika suatu saat terjadi perdamaian antara Palestina dan Israel, larangan tersebut tetap berlaku.


“Walaupun perdamaian telah terjadi, namun keputusan haram ini tetap berlaku sepanjang masa," ujar Rektor UIN Ar-Raniry.


Tak hanya itu, Prof Mujiburrahman mengajak seluruh civitas akademika UIN Ar-Raniry untuk terus memberikan bantuan kepada warga Palestina, baik melalui donasi seikhlasnya maupun doa kepada Allah agar segera diberikan pertolongan kepada saudara-saudara di Palestina.


Rektor UIN Ar-Raniry juga berharap dapat segera bertemu dengan Duta Besar Palestina untuk membahas donasi kemanusiaan yang terkumpul melalui Dompet Peduli UIN Ar-Raniry Banda Aceh. 

Selain itu, ia berencana membicarakan peluang UIN Ar-Raniry memberikan beasiswa untuk mahasiswa asal Palestina.


"Dalam waktu dekat, saya berharap bisa bertemu dengan Duta Besar Palestina untuk memberikan donasi kemanusiaan bagi warga Palestina dan membahas peluang memberikan beasiswa untuk mahasiswa asal Palestina,” pungkasnya dengan harapan positif untuk membantu meringankan beban saudara-saudara di Palestina.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya