24 C
id

Usai Terima Kritikan, Pemerintah Aceh Putuskan Gelar Pawai Takbir Keliling untuk Menyambut Idul Fitri Seperti Biasanya

Takbir Keliling Aceh
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri/


AchehNetwork.com - Setelah mendapat kritikan keras dari berbagai pihak, Pemerintah Aceh yang sebelumnya mengumumkan tidak akan mengadakan pawai takbir keliling pada malam Hari Raya Idulfitri tahun ini, akhirnya mengubah sikapnya. 

Penjabat Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, menyatakan bahwa pawai takbir keliling akan tetap dilaksanakan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Dalam keterangan resminya, Penjabat Gubernur Aceh menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam (DSI) akan menggelar kegiatan pawai takbir keliling di seputar Kota Banda Aceh. 

Kegiatan ini akan dimulai setelah shalat Isya dengan rute yang direncanakan melalui jalan-jalan utama di kota tersebut.

"Pada malam Hari Raya Idul Fitri tahun ini, pawai takbir keliling mobil hias dan jalan kaki akan dilaksanakan, seperti tradisi yang telah berlangsung selama ini. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk mensyiarkan Idul Fitri serta melestarikan budaya," ujar Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri, pada Sabtu (6/4/2024).

Sebelumnya, keputusan Pemerintah Aceh untuk tidak mengadakan pawai takbir keliling telah menuai kritik keras dari sejumlah pihak. Salah satunya adalah anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma. 

Ia menilai langkah tersebut tidak bijak, terutama mengingat tradisi pawai takbir keliling telah menjadi bagian dari syiar Islami dan budaya masyarakat Aceh.

Haji Uma juga menekankan pentingnya bagi Pemerintah Aceh untuk mencari solusi dan penyesuaian atas kondisi yang ada, serta menyediakan perlindungan dan keamanan dalam pelaksanaan pawai takbir keliling.

"Ini adalah tradisi masyarakat yang telah lama berlangsung dan menjadi bagian dari syiar Islami. Pemerintah Aceh seharusnya mencari solusi dan penyesuaian dengan kondisi yang ada, serta menyediakan perlindungan dan keamanan dalam pelaksanaannya, bukan menghilangkannya," tegas Haji Uma dalam keterangan tertulisnya.

Dengan perubahan sikap Pemerintah Aceh ini, diharapkan pelaksanaan pawai takbir keliling dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan nuansa kegembiraan menyambut Hari Raya Idul Fitri bagi masyarakat Aceh.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya