24 C
id

7 Modus Penipuan Online Terbaru via WhatsApp yang Perlu Diwaspadai


Penipuan
Ilustrasi/pixabay



AchehNetwork.com - Modus penipuan melalui aplikasi WhatsApp terus berkembang dengan pesat. 

Pesan singkat dari nomor tak dikenal yang berisi file tak jelas dapat dengan mudah menipu penggunanya untuk mengunduh dan menginstal aplikasi penyedot data tanpa disadari.

Salah satu modus yang cukup umum adalah modus kurir. 

Dalam modus ini, penipu mengaku sebagai kurir dari layanan pengiriman terkenal seperti J&T. 

Mereka mengirim lampiran berupa file APK dengan judul yang menarik, seperti "LIHAT Foto Paket", yang sebenarnya berisi aplikasi jahat yang dapat mengakses data keuangan korban.

Selain itu, ada juga modus penipuan menggunakan undangan pernikahan palsu. 

Pengguna WhatsApp mungkin menerima undangan pernikahan dalam bentuk file APK dengan judul "Surat Undangan Pernikahan Digital".

 Setelah diunduh, aplikasi tersebut dapat membahayakan keamanan data pengguna.

Modus lainnya melibatkan surat tilang palsu atau menggunakan nama-nama aplikasi populer seperti MyTelkomsel. 

Korban akan diminta untuk mengunduh file APK yang sebenarnya berisi aplikasi berbahaya. 

Selanjutnya, mereka akan diminta memberikan izin akses pada berbagai aplikasi, termasuk data keuangan dan akun layanan perbankan digital.

Penipuan juga dapat disamarkan sebagai pengumuman dari bank yang berisi informasi palsu tentang perubahan tarif transaksi dan transfer. 

Pengguna WhatsApp kemudian diberikan link untuk mengisi formulir yang sebenarnya bertujuan untuk mencuri data pribadi mereka.

Modus lainnya termasuk undangan video call seks (VCS) dari nomor tidak dikenal, yang dapat digunakan untuk memeras korban. 

Selain itu, ada juga metode penipuan yang menggunakan kode QR dan phishing, yang dapat memancing korban untuk memberikan informasi pribadi mereka.

Untuk menghindari menjadi korban penipuan seperti ini, penting untuk tidak mengunduh atau membuka file yang mencurigakan, terutama dari sumber yang tidak dikenal. 

Selalu waspada terhadap pesan atau undangan yang meminta informasi pribadi, dan pastikan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor pada setiap akun Anda.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya