24 C
id

Kucing Merah Kalimantan, Jenis Kucing Unik yang Hampir Punah

Kucing Merah Kalimantan
Kucing Merah Kalimantan/mongabay.com


AchehNetwork.com - Kucing merah Kalimantan (Catopuma badia) adalah salah satu spesies langka yang menjadi primadona di pulau Kalimantan. 

Warna merah kecoklatannya yang khas dan ekor yang panjang membuatnya menjadi fokus perhatian para peneliti dan ahli konservasi, terutama karena kucing ini terancam punah.

Menurut Daftar Merah IUCN, kucing merah diklasifikasikan sebagai spesies terancam punah, dengan diperkirakan hanya tersisa kurang dari 2.500 ekor dan sepertiganya habitatnya telah hilang. 

Meskipun demikian, masih banyak yang harus dipelajari tentang kucing merah, termasuk perilaku reproduksi, habitat, dan ekologi mereka.

Tantangan utama dalam penelitian kucing merah adalah sifat mereka yang sangat sulit diamati dan ditangkap. 

Bahkan para peneliti sering kali kesulitan mendapatkan foto spesies ini. 

Namun, upaya konservasi dan penelitian terus dilakukan untuk lebih memahami spesies ini.

Kucing merah pertama kali ditemukan oleh Alfred Russel Wallace pada tahun 1856. 

Namun, setelah tahun 1928, spesies ini tiba-tiba menghilang dari catatan ilmiah. 

Upaya untuk mengidentifikasi dan memahami populasi kucing merah terus dilakukan dengan menggunakan kamera jebak, meskipun sangat jarang.

Habitat kucing merah terus terancam oleh deforestasi dan pembangunan infrastruktur. 

Ancaman lainnya termasuk perburuan dan pembunuhan yang serius mengancam kelangsungan hidup spesies ini.

Meskipun tantangan besar dalam penelitian dan konservasi kucing merah, beberapa organisasi telah mulai memberikan perhatian lebih pada perlindungan spesies ini. 

Namun, diperlukan kerja sama lebih lanjut antara para peneliti, ahli konservasi, dan masyarakat lokal untuk memastikan kelangsungan hidup kucing merah di habitat alaminya.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya