24 C
id

Begini Faktanya, Dua Bocah Perempuan Yang Hilang Di Punge Jurong, Banda Aceh.

 

Begini Faktanya, Dua Bocah Perempuan Yang Hilang Di Punge Jurong, Banda Aceh.
Ilustrasi (Foto: Pexels)
BANDA ACEH – Heboh dua bocah perempuan di Punge Jurong Banda Aceh hilang diduga diculik, ternyata begini faktanya.  Sebelum ini banyak pesan berantai yang dikirim melalui grup WhatsApp terkait kabarnya menghilang dua anak bocah berjenis kelamin perempuan di Punge Jurong, Banda Aceh.  Dalam pesan berantai tersebut dikatakan bocah yang hilang berusia 4-5 tahun anak dari Kasyanto dan Mahdi. 

“Harap siaga, jangan lepasin anak-anak sendiri dulu sementara waktu. Keberadaan dua anak tersebut belum diketahui hingga saat ini,” demikian tulis pesan itu. 

Sementara Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Ulee Lheue Iptu Hendra Syah Putra menyampaikan kalau informasi penculikan tersebut tidak benar alias hoaks. 

“Hoaks itu pak,” ucap Hendra saat dihubungi wartawan pada hari Senin (30/1/2023). 

Adalah SF (5) dan K (8), anak warga Punge Jurong yang masih duduk di bangku kelas satu dan dua SD.  Awalnya keluarga dari SF hendak menjemput anaknya yang sedang bermain di luar rumah bersama temannya yang berinisial K pada Sabtu malam (28/1/2023) pukul 21.00 WIB.  Tetapi setelah dilihat, ternyata anak tersebut tidak lagi berada di teras rumah. 

Karena situasi gerimis dan keadaan sedang sepi, hingga keluarga bocah tersebut panik dan mencari ke rumah K, teman sekaligus tetangga SF.  Setelah dicari, keduanya tidak tidak ditemukan oleh orang tuanya. 

Sekira pukul 21.25 WIB, kedua orang tuanya bersama warga Gampong Punge Jurong dan pengunjung Warkop Hanan berupaya mencari di jalan-jalan desa tersebut dan sekitarnya. Setelah berupaya mencari bersama warga, namun kedua anak tersebut tidak juga ditemukan.  Sehingga pada pukul 21.50 WIB, orang tua dari K mengecek kembali ke dalamkamar rumahnya. 

“Rupanya kedua anak tersebut berada di dalam kamar, dikunci dari dalam oleh anak tersebut,” jelas Iptu Hendra.  Anaknya mainpetak umpet di rumah,” tambah Kapolsek Ulee Lheue itu. 

Kemudian orang tua bocah tersebut mengabarkan kepada warga bahwa kedua bocah ini sudah ditemukan dalam keadaan selamat.  Kapolsek Ulee Lheue itu mengimbau agar warga tetap waspada menjaga anak masing-masing dan tidak mudah tersulut menyebar hoaks jikabelum menemukan fakta yang sebenarnya.  “Jangan menakut-nakuti bila belum mengonfirmasi kebenarannya,” pungkas Iptu Hendra

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya