24 C
id

BEM UI Unggah Video Meme Puan Maharani Berbadan Tikus, Sebut DPR sebagai Dewan Perampok Rakyat Terkait Perppu Cipta Kerja

BEM UI Unggah Video Meme Puan Maharani Berbadan Tikus, Sebut DPR sebagai Dewan Perampok Rakyat Terkait Perppu Cipta Kerja
BEM UI Unggah Video Meme Puan Maharani Berbadan Tikus. (Foto: tangkapan layar via ig @bemui_Official)
JAKARTA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) telah memposting tweet di akun Twitter mereka yang menyebut Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai Dewan Perampok Rakyat. Mereka juga memasukkan meme yang menampilkan Ketua DPR Puan Maharani dengan tubuh tikus bersama dua tikus lain yang keluar dari gedung kura-kura.

Ketua BEM UI, Melki Sedek Huang, memberikan tanggapan mengenai meme tersebut yang mulai menjadi perbincangan di media sosial. Ia menjelaskan bahwa meme tersebut merupakan bentuk kekecewaan mereka terhadap disahkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja.

Melki mengatakan bahwa sejak awal draf Perppu Cipta Kerja dibahas secara tertutup, pihaknya telah menolak dengan keras keberadaannya sejak tahun 2020. Namun, mereka merasa kecewa ketika Perppu Cipta Kerja disahkan pada awal tahun 2023 dengan substansi yang sama dengan Cipta Kerja yang ditolak di tahun 2020, bahkan dengan hal-hal yang lebih parah.

Menurut Melki, Perppu Cipta Kerja ini sengaja diproduksi melanggar konstitusi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menyebut Jokowi tidak mentaati konstitusi karena Perppu hanya dapat diterbitkan ketika ada keadaan genting yang memaksa. Namun, saat ini tidak ada keadaan genting dan memaksa.

Melki melihat publikasi yang mereka keluarkan sebagai puncak kemarahan selama bertahun-tahun mengawal Cipta Kerja, yang awalnya disebut Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja dan kemudian diputuskan inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Kemudian, pada hari ini, Perppu Cipta Kerja diterbitkan.

Melki menambahkan bahwa publikasi tersebut merupakan bentuk kemarahan mereka terhadap berbagai hal buruk yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan anggota DPR.[]

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya