24 C
id

Prestasi Gemilang: Kabupaten Aceh Tengah Raih Juara Pertama Busana Etnik dalam Pameran Kerajinan Unggulan Dekranasda se-Aceh

Busana Etnik
Wakil Ketua Harian Dekranasda Aceh, Mellani Subarni (tengah) foto bersama dengan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Aceh saat penutupan Rakerda Dekranasda Aceh di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Sabtu (17/6/2023) (Foto: Diskominfo Aceh Selatan)
ACEH SELATAN - Kabupaten Aceh Tengah telah meraih prestasi gemilang dalam Pameran Kerajinan Unggulan Dekranasda se-Aceh yang diadakan di Tapaktuan, Aceh Selatan, pada tanggal 15-17 Juni 2023. Kabupaten tersebut berhasil meraih juara pertama dalam kategori busana etnik daerah.

Meskipun informasi terkait busana yang meraih juara belum dapat diperoleh, prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Aceh Tengah dalam even tingkat Aceh ini. Selain Aceh Tengah, juara kategori lainnya diraih oleh Aceh Besar, Aceh Jaya, dan Aceh Selatan.

Pengumuman hasil tersebut diumumkan saat penutupan Rapat Kerja Daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh serta Pameran Kerajinan Unggulan Dekranasda se-Aceh. Acara penutupan tersebut juga menjadi momen peluncuran produk kerajinan kabupaten/kota se-Aceh yang digelar di Rumoh Agam Tapaktuan, pada Sabtu (17/6/2023) malam.

Juara pertama lomba Desa Kerajinan Dekranasda se-Aceh diraih oleh Gampong Lampanah Tunong, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar dengan nilai 463. Sementara itu, Aceh Besar juga meraih juara pertama lomba Dekranasda Kabupaten/Kota terbaik dengan nilai 86,25.

Dalam kategori busana etnik daerah, Kabupaten Aceh Tengah berhasil meraih juara pertama dengan nilai 425. Sedangkan juara pertama lomba produk kerajinan unggulan desain kreatif dan inovatif dimenangkan oleh Aceh Jaya dengan produk sandaran bantal kursi perca bordir Pucok Oen Nilam. Untuk lomba stand pameran terbaik, juara pertama diraih oleh Kabupaten Aceh Selatan dengan nilai 90.

Wakil Ketua Harian Dekranasda Aceh, Mellani Subarni, dalam sambutannya mengajak para perajin dan Dekranasda untuk memanfaatkan peluang besar di pasar fashion Muslim yang sedang berkembang pesat saat ini. Ia menekankan bahwa Aceh memiliki potensi menjadi salah satu pusat fashion Muslim di Indonesia dan dunia berkat keberagaman wastra yang dimiliki.

Mellani juga memberikan apresiasi kepada semua peserta yang telah berpartisipasi dalam Rakerda kali ini. Ia menekankan bahwa keputusan yang telah dirumuskan akan menjadi panduan dalam pengembangan sektor kerajinan di Aceh ke depan. Selain itu, ia juga mengingatkan peran penting pembina dan stakeholder terkait dalam membantu perkembangan perajin dan membangun industri kerajinan berkualitas.

Ketua Dekranasda Aceh Selatan, Kailida SPdi, menyatakan bahwa kegiatan Rakerda Dekranasda se-Aceh telah berjalan dengan lancar berkat kerjasama semua pihak. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh perwakilan Kabupaten/Kota yang telah hadir dalam acara tersebut, berharap bahwa kegiatan ini akan memberikan kesan yang berharga bagi semua pihak.

Acara penutupan turut dihadiri oleh perwakilan Bupati Aceh Selatan, Sekretaris Daerah (Sekda) Cut Syazalisma S.STP, anggota dan pengurus Dekranasda Provinsi, para Ketua Dekranasda Kabupaten se-Aceh, Forkopimda, kepala SKPK, dan para undangan lainnya.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya