24 C
id

Sosok Teungku Bantaqiah di Mata Andika Perkasa: Cerita Andika Ketika Masih Bertugas di Aceh Barat

Tengku Bantaqiah, difabel, pasukan militer, Aceh Barat, Gerakan Aceh Merdeka, keterbatasan fisik, semangat, kontribusi, inspirasi
Foto Jenderal Andika dan Foto Tgk Bantaqiah (Kolase Achehnetwork.com)
ACHEHNETWORK.COM - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa terlihat air matanya mengalir saat ia membangkitkan kenangan yang mengharukan tentang pengalamannya selama terlibat dalam operasi militer di Aceh.

Cerita menarik kali ini berkisah tentang seorang tokoh difabel yang secara tak terduga memberikan dukungan kepada pasukan militer di Aceh Barat. Namanya adalah Tengku Bantaqiah.

Informasi tentang Tengku Bantaqiah pertama kali diperoleh oleh Andika Perkasa melalui intelijen yang mengindikasikan keberadaan seorang tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh Barat.

Tanpa ragu, Andika dan sembilan prajurit TNI lainnya mengunjungi tokoh tersebut.

Namun, ketika tiba di sana, Andika terkejut mengetahui bahwa Tengku Bantaqiah adalah seorang yang lahir dengan keterbatasan fisik yang tidak sempurna.

Meskipun begitu, Tengku Bantaqiah memiliki peranan penting dalam komunitasnya.

"Ternyata orang ini difabel, lahir dengan kondisi fisik yang tidak sempurna, tetapi ia adalah seorang tokoh. Ini berdasarkan informasi," ujar Andika seperti dikutip dari CNNIndonesia.com pada hari Minggu (9/7/2023).

Andika membagikan pengalaman ini dalam wawancara dengan CNNIndonesia.com pada hari tersebut.

Awalnya, Andika meragukan informasi yang menyebutkan bahwa Tengku Bantaqiah terlibat dalam gerakan separatis.

Namun, demi kepentingan penyelidikan, Andika memutuskan untuk tinggal di desa tersebut.

Selama empat minggu, Andika dan timnya tinggal di desa tersebut.

Namun, apa yang terjadi justru berbeda dengan informasi yang mereka dapatkan sebelumnya.

Tengku Bantaqiah tidak menunjukkan sikap yang mendukung gerakan separatis, bahkan ia memberikan informasi penting kepada pasukan Andika.

Ketika Andika menggambarkan sosok Tengku Bantaqiah, tak dapat dipungkiri bahwa air matanya tak tertahankan.

Ia terharu oleh semangat dan kontribusi yang diberikan oleh tokoh difabel ini.

Kisah ini menjadi bukti bahwa semangat dan kekuatan jiwa seseorang tidak ditentukan oleh keterbatasan fisik yang dimilikinya.(*)


Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di: GOOGLE NEWS

Ikuti juga kami di Fb: Acheh Network Media

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya