24 C
id

Tragedi Pembacokan di Lhokseumawe: Suami Berinisial MA Diduga Bantai Istri M Hingga Tewas

Pembacokan di Lhokseumawe, suami membacok istri, tragedi pembunuhan, kekerasan dalam rumah tangga
Ilustrasi (Foto: net)
Achehnetwork.com, Lhokseumawe - Lhokseumawe digegerkan dengan insiden mengerikan ketika seorang suami berinisial MA (72 tahun) diduga melakukan pembacokan terhadap istrinya, M (61 tahun), yang menyebabkan sang istri tragis kehilangan nyawanya.


Peristiwa memilukan ini terjadi saat korban tertidur di bawah Jembatan Pasar Sayur Gampong, pada malam kemarin sekitar pukul 22.00 WIB.


Pelaku, yang merupakan seorang tukang bangunan, diduga menggunakan pisau dapur untuk menghabisi nyawa istrinya secara kejam.

Seorang saksi bernama Muhajir menyatakan bahwa sebelum pembacokan terjadi, korban sempat diseret dan terjatuh.

Saat mereka melihat korban berlumuran darah, tak ada yang berani mendekati karena pelaku mengancam dengan pisau yang dipegangnya.


Menurut Muhajir, pelaku adalah suami korbannya sendiri, dan mereka baru saja melangsungkan pernikahan sepekan lalu.

Namun, alasan di balik terjadinya kecekcokan dalam rumah tangga mereka masih menjadi misteri.


Setelah kejadian tersebut, pelaku berhasil ditangkap dan diamankan oleh pihak kepolisian setempat. 

Sementara korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan menggunakan kendaraan roda tiga. 

Sayangnya, nyawa korban tak dapat tertolong dan meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.


Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, melalui Kapolsek Banda Sakti, Ipda Arizal, mengonfirmasi kebenaran insiden ini.

Pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan untuk mengungkap motif di balik tindakan mengerikan ini.

Namun, petugas masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta-fakta yang lebih mendalam terkait kasus ini.


Kepergian M (61 tahun) dalam situasi yang tragis ini merupakan pukulan berat bagi keluarga dan seluruh masyarakat Lhokseumawe.

Semoga pihak berwenang dapat mengungkapkan kebenaran dan keadilan demi menghormati korban dan keluarga yang ditinggalkannya.

Momen ini juga menjadi peringatan bagi kita semua tentang pentingnya penyelesaian konflik dengan cara damai dan pengendalian emosi agar terhindar dari tindakan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa tak berdosa.(*)

Sumber AJNN

Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di Fb Acheh Network Media

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya