24 C
id

Keuchik Desa Gleung Aceh Barat Meninggal Dunia Saat Upacara HUT RI ke-78

Keuchik Desa Gleung, Peringatan HUT RI ke-78, Tragedi Meninggal, Serangan Jantung, Persatuan, Kehilangan Mendalam, Kemerdekaan, Aceh Barat
Keuchik Desa Gleung Aceh Barat Meninggal Dunia Saat Upacara HUT RI ke-78 (Foto: Dok. Warga/Serambinews.com)
Achehnetwork.com, Aceh Barat - Pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, sebuah tragedi mengejutkan terjadi di Desa Gleung, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.


Keuchik Desa Gleung, Ansari (50), menghembuskan nafas terakhirnya tepat pada detik-detik perayaan kemerdekaan tersebut, pada Kamis (17/8/2023) di Lapangan Gleung.


Ansari, seorang pemimpin di wilayah setempat, tiba di lapangan dengan mengenakan penuh semangat seragam keuchik berupa kemeja putih dan topi hitam berlogo burung garuda.

Seragam yang sama juga dikenakan oleh seluruh keuchik di kecamatan itu sebagai simbol persatuan dalam merayakan peringatan HUT RI. Acara tersebut diadakan pada pukul 10.00 WIB.


Zulkifli, Camat Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, berbagi kisah tentang momen tersebut dikutip achehnetwork.com dari Serambinews.com.

Menurutnya, Ansari duduk di barisan depan bersama para kepala desa lainnya, tanpa ada pertanda bahwa saat itu akan menjadi momen perpisahan terakhir.


"Sangat tak terduga bagi kita semua kepergian Keuchik Gleung. Semoga Allah SWT menerima segala amal baik yang telah beliau lakukan selama hidupnya," ucap Zulkifli.

Keuchik Ansari mengalami insiden tragis ini ketika Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) sedang mempersiapkan bendera pusaka untuk dikibarkan.

Saat itulah, di tengah prosesi yang penuh makna ini, Ansari tiba-tiba mengalami sesak napas hingga tak sadarkan diri di kursinya.

Petugas medis dari Puskesmas Sungai Mas yang bertugas di lapangan segera memberikan pertolongan. Mereka segera membawa Ansari ke fasilitas medis menggunakan ambulans.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di dalam ambulans, Ansari dinyatakan telah berpulang.

Keuchik Ansari akhirnya dimakamkan di Desa Gleung, Kecamatan Sungai Mas, tempat di mana ia telah bertugas dan berkarya untuk masyarakatnya selama bertahun-tahun.

Kasat Reskrim Iptu Fachmi Suciandi, yang mewakili Kapolres Aceh Barat, mengonfirmasi bahwa Keuchik Ansari meninggal akibat serangan jantung.

Kabarnya, sebelum insiden tragis ini terjadi, Ansari dalam kondisi sehat seperti biasanya, bersama para rekan keuchik lainnya, menyaksikan upacara dengan penuh semangat.

Namun, serangan jantung mendadak merenggut nyawanya, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat setempat.

"Setelah berkoordinasi dengan tenaga medis, diketahui bahwa yang bersangkutan meninggal akibat serangan jantung," ungkap Kasat Reskrim.(*)

Sumber: Serambinews.com

Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di Fb Acheh Network Media

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya