24 C
id

Mendalami Pesona Sejarah di Taman Sari Gunongan, Destinasi Wisata Bersejarah di Aceh

 

Taman Sari Gunongan
Taman Sari Gunongan/


AchehNetwork.com - Setiap perjalanan ke suatu tempat, terutama destinasi sejarah seperti Aceh, memberikan pengalaman yang tak terlupakan. 


Namun, apa yang membuat perjalanan menjadi lebih berarti adalah ketika kita tidak hanya menikmati keindahan tempat tersebut, tetapi juga memahami latar belakang sejarahnya. 

Itulah mengapa, perjalanan ke Aceh tanpa sedikit pun menelusuri sejarahnya terasa seperti ada yang kurang.


Salah satu peninggalan budaya yang bernilai sejarah dan masih bisa kita saksikan dengan jelas di Aceh adalah Taman Sari Gunongan. 

Terletak di pusat kota Banda Aceh, tepatnya di Kecamatan Baiturrahman, Taman Sari Gunongan adalah sebuah bangunan bersejarah yang memiliki cerita yang menarik.


Gunongan, dibangun pada masa Kerajaan Sultan Iskandar Muda pada abad ke-16, tepatnya antara tahun 1607 hingga 1636, merupakan salah satu peninggalan megah dari masa lalu Aceh. 

Namun, di balik kemegahannya, Gunongan menyimpan kisah yang menarik.


Pada zaman Sultan Iskandar Muda, Aceh berhasil menaklukan Kerajaan Johor dan Kerajaan Pahang di Semenanjung Utara Melayu. 

Salah satu tradisi yang terjadi adalah kerajaan yang kalah harus memberikan pajak tahunan, upeti, bahkan putri kerajaan sebagai tanda penaklukan.


Putri Pahang, permaisuri Sultan Iskandar Muda, adalah salah satu dari mereka yang merindukan tanah kelahirannya. 

Rasa rindu tersebut membuatnya selalu meminta Sultan Iskandar Muda untuk pulang ke kampung halamannya. Inilah yang kemudian menjadi latar belakang pembangunan Gunongan.


Taman Sari Gunongan tidak hanya menjadi tempat hiburan bagi Putri Pahang saat merindukan tanah kelahirannya, tetapi juga menjadi lokasi berkumpulnya keluarga kerajaan. 

Bangunan ini bahkan digunakan sebagai tempat berganti pakaian para permaisuri setelah mandi di Sungai Isyiki yang mengalir di tengah-tengah istana.


Meskipun Gunongan kini telah menjadi bangunan bersejarah, kekayaan budayanya tetap terjaga dengan baik. 

Bahkan, Taman Sari Gunongan telah diakui sebagai salah satu bangunan cagar budaya oleh UNESCO, menambah pesonanya sebagai destinasi wisata yang memikat.


Bangunan berwarna putih ini juga sering menjadi objek pemotretan bagi para fotografer. 

Keindahan arsitektur dan seni yang terpancar dari Gunongan, ditambah dengan latar belakang rerumputan hijau di sekitarnya, menjadikannya tempat yang ideal untuk berbagai jenis fotografi.


Meskipun tidak lagi digunakan untuk keperluan kerajaan, Gunongan tetap menjadi daya tarik utama bagi pengunjung lokal maupun mancanegara. 

Lokasinya yang strategis, hanya sekitar 200 meter dari Masjid Baiturrahman, membuatnya mudah dijangkau.


Bagi yang tertarik mengunjungi, Taman Sari Gunongan buka setiap hari dari jam 8 pagi hingga 6 sore. 

Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menyelami pesona sejarah yang memikat di salah satu destinasi wisata bersejarah paling menarik di Aceh.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya