24 C
id

Mengungkap Asal Usul Julukan "Negeri Tirai Bambu" untuk China

Negeri Tirai Bambu
Ilustrasi/pixabay


AchehNetwork.com - China, negara dengan julukan "Tirai Bambu," pertama kali mendapatkan sebutan ini selama masa Perang Dingin (1947-1991). 


Namun, mengapa China dijuluki sebagai Negeri Tirai Bambu? 

Mari kita telusuri lebih dalam asal-usul dan makna di balik julukan ini.


Tirai Bambu: Sekat dan Isolasi


Julukan "Tirai Bambu" muncul untuk menggambarkan pemisahan antara wilayah yang berada di bawah kendali rezim komunis China dengan negara-negara non-komunis. 

Istilah ini muncul setelah "Tirai Besi," yang digunakan untuk Uni Soviet. 

Konsep "tirai" melambangkan isolasi atau penutupan diri dari dunia luar, yang diterapkan oleh pemerintahan komunis di China.


Bambu: Simbol Nilai Tradisional China


Bambu, sebagai tanaman yang dipandang sebagai simbol nilai-nilai tradisional China, memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat China sejak zaman kuno. 

Bagi masyarakat China, bambu melambangkan kebajikan dan mencerminkan jiwa serta emosi manusia. Bambu telah ditanam dan dimanfaatkan oleh orang-orang China selama lebih dari 7.000 tahun. 

Dengan 400 spesies bambu, China kini menjadi penghasil bambu terbesar di dunia. 


Awal Mula Julukan Negeri Tirai Bambu


Julukan "Negeri Tirai Bambu" pertama kali ditemukan dalam artikel The Lexington Herald yang terbit pada 16 April 1948. 

Artikel tersebut menyebutkan bahwa fenomena penyensoran di Jepang adalah salah satu bukti bahwa tirai bambu telah dipasang di Timur. 

Selain itu, sebutan ini juga muncul dalam Forum Pembaca Lincoln Evening Journal yang diterbitkan pada 26 November 1948, yang membahas perbedaan komunisme di China dan Uni Soviet. 

Artikel tersebut menyebutkan bahwa Tirai Bambu di China berbeda dengan Tirai Besi di Eropa (Uni Soviet).



Simbolisme dan Relevansi


Penggunaan bambu sebagai simbol memberikan makna lebih dalam pada julukan ini. 

Selain mencerminkan isolasi, bambu juga melambangkan kekuatan dan ketahanan, sifat-sifat yang relevan dengan kebijakan dan posisi China pada masa Perang Dingin. 


Dengan demikian, julukan "Negeri Tirai Bambu" tidak hanya menggambarkan isolasi politik dan sosial China pada masa itu, tetapi juga mengakui kekuatan tradisional dan budaya yang mendalam yang dibawa oleh bambu dalam kehidupan masyarakat China. 

Julukan ini terus dikenang hingga kini sebagai bagian dari sejarah dan identitas China.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya