24 C
id

Menikmati Keindahan Air Terjun Pria Laot: Permata Tersembunyi di Pulau Sabang

 

Air Terjun Pria Laot
Air terjun Pria Laot/ksmtour.com


AchehNetwork.com - Pulau Sabang memang dikenal sebagai surga bagi para wisatawan yang mencari keindahan alam yang memukau, dan salah satu destinasi yang patut dikunjungi adalah Air Terjun Pria Laot. 

Terletak di Kelurahan Iboit, kawasan pulau Sabang di Aceh, air terjun ini menawarkan panorama alam yang begitu menawan, menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin menikmati keajaiban alam.


Penamaan "Pria Laot" sendiri berasal dari nama Desa Pria Laot yang berdekatan dengan lokasi wisata ini. 

Meskipun mungkin terdengar maskulin, namun keindahan yang disuguhkan oleh air terjun ini begitu memikat hati siapa pun yang menyaksikannya.


Dengan ketinggian sekitar sepuluh meter dan kedalaman mencapai satu setengah meter, air terjun ini tidak hanya menawarkan pemandangan yang indah, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati kesegaran airnya. 

Meskipun tidak terlalu deras, tumpahan airnya tetap memberikan sensasi menyegarkan bagi siapa pun yang berenang di bawahnya.


Salah satu hal yang menarik dari kawasan Air Terjun Pria Laot adalah udara yang sangat bersih, berkat pepohonan rindang yang menjulang di sekitarnya. 

Udara segar dan alam yang masih alami menjadikan pengalaman berkunjung ke sini semakin berkesan.


Air Terjun Pria Laot berhulu pada pegunungan Sarung Keris di pulau Weh, bagian selatan Pulau Sabang. Sebagian airnya juga berasal dari danau anak laut, yang mengalir ke arah air terjun ini seolah memberikan kehidupan baru pada kawasan tersebut.


Meskipun berjarak sekitar dua belas kilometer dari perkotaan Sabang, menuju titik nol kilometer Indonesia, tetapi kemudahan akses tidak membuatnya kehilangan pesonanya. 

Pamflet-pamflet di sepanjang jalanan memandu pengunjung menuju lokasi, yang dapat dicapai dengan perjalanan sekitar satu kilometer dengan kendaraan pribadi.


Namun, perlu diingat bahwa perjalanan menuju Air Terjun Pria Laot bisa berisiko, terutama saat musim hujan. 

Bebatuan besar di sepanjang sungai menjadi hambatan bagi pengunjung, sehingga keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap orang yang berkunjung ke tempat ini.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya