24 C
id

7 Tanaman Cepat Panen Cocok untuk Ide Usaha 2024: Cara Menghasilkan Uang dengan Cepat

 

Tanam Cepat Panen, peluang Usaha
7 Tanaman Cepat Panen Cocok untuk Ide Usaha 2024/


AchehNetwork.com - Pertanian selalu menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian, terutama di negara agraris seperti Indonesia. 


Namun, banyak yang ragu untuk terjun ke dunia pertanian karena menganggap prosesnya memakan waktu lama sebelum bisa menikmati hasilnya. 


Padahal, ada beberapa jenis tanaman cepat panen yang bisa memberikan penghasilan dengan cepat.


Artikel ini akan membahas potensi usaha tanaman cepat panen yang dapat menghasilkan uang dengan cepat dan bagaimana cara mengoptimalkan peluang ini. 


Semua informasi ini dirangkum secara rinci dari video unggahan kanal YouTube Adam Farms Indonesia. 


Siapa tahu, salah satu dari ide ini bisa menjadi sumber penghasilan bagi kamu. Jadi, pastikan kamu baca artikelnya sampai selesai!


7 Tanaman Cepat Panen Cocok untuk Ide Usaha 2024


1. Bayam

Tanaman penghasil uang cepat pertama adalah bayam. Bayam tahan terhadap cuaca dingin dan dapat dipanen dalam waktu sangat cepat, sekitar 20 hari, bahkan ada yang bisa dipanen dalam umur 15 hari. 


Keuntungan dari budidaya bayam sangat menjanjikan, dengan produktivitas mencapai 30 ton per hektar dan harga jual sekitar Rp 55.000 per kilogram, bisa menghasilkan pendapatan sekitar Rp 150 juta. 


Dengan biaya produksi Rp 30 juta, pemasukan bersihnya sekitar Rp 120 juta hanya dalam waktu 20 hari saja. 


Tak heran bayam menjadi mesin pencetak uang paling cepat, apalagi mudah dalam penanaman dan perawatannya.


2. Kangkung

Tanaman kedua adalah kangkung. Budidaya kangkung relatif mudah dan dapat ditanam di musim apa saja. 


Kangkung bisa dipanen pada umur 3 minggu dari penanaman biji dan dapat ditanam di lahan sempit sekitar rumah. 


Kangkung menyukai tempat lembab, dan jenis kangkung air bisa panen berkali-kali karena tunas baru cepat tumbuh. 


Dengan produktivitas 15 ton per hektar dan harga jual Rp 6.000 per kilogram, pendapatan kotor bisa mencapai Rp 90 juta. 


Dengan biaya produksi Rp 8 juta, keuntungan bersih dari menanam kangkung adalah Rp 82 juta dalam satu musim dengan luas 1 hektar. 


Kelebihan lain dari kangkung adalah pemasarannya bisa dijual per ikat, sehingga keuntungannya bisa lebih tinggi.


3. Lobak

Tanaman ketiga adalah lobak. Lobak adalah tanaman akar atau umbi dengan pertumbuhan cepat, bisa dipanen dalam waktu 25 sampai 35 hari. 


Harga jual lobak cukup stabil dan memiliki permintaan yang konstan. Umbi lobak mampu dihasilkan sekitar 25 ton per hektar dengan harga jual sekitar Rp 4.000 per kilogram. 


Keuntungan dari budidaya lobak bisa mencapai Rp 100 juta per musim tanam, dengan biaya produksi sekitar Rp 20 juta sampai Rp 30 juta. 


Lobak menjadi penghasil uang cepat yang masih jarang diketahui dan dibudidayakan. 

Jika ditanam dengan serius, lobak bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.


4. Sawi Hijau

Sawi hijau adalah tanaman yang cepat menghasilkan uang, dengan waktu panen sangat singkat, hanya 25 hari. Sawi mudah ditanam di lahan, pot, maupun hidroponik. 


Sayuran ini sering kita lihat pada menu bakso atau mie ayam sehingga pasar sawi cukup stabil dan memiliki permintaan yang baik. 


Keuntungan dari budidaya sawi hijau bisa mencapai sekitar Rp 100 juta kotor per satu musim tanam, dengan biaya produksi sekitar 20 persen dari pendapatan, sehingga keuntungan bersihnya bisa mencapai 4 kali lipat dari modalnya.


5. Daun Bawang

Tanaman kelima adalah daun bawang. Daun bawang adalah tanaman bumbu dengan aroma khas yang digunakan dalam berbagai hidangan. 


Daun bawang tumbuh dengan cepat dan dapat dipanen dalam waktu 30 sampai 40 hari. 


Jika sukses menanam daun bawang, bisa menghasilkan setidaknya 20 ton per hektar. 


Dengan harga jual Rp 6.000 per kilogram, pendapatan kotor bisa mencapai Rp 120 juta dalam satu musim.


6. Arugula

Tanaman keenam adalah arugula. Tanaman ini mungkin terdengar asing, namun arugula atau roka adalah tanaman salad dengan rasa khas. 


Arugula tinggi vitamin K dan vitamin C, menjadikannya pilihan sehat dalam hidangan. Waktu panennya sangat cepat, hanya 30 hari. 


Harga jual arugula relatif tinggi dan permintaan pasarnya konstan, sehingga bisa menghasilkan keuntungan sekitar Rp 120 juta per satu musim.


7. Kacang Hijau

Tanaman ketujuh adalah kacang hijau. Tanaman merambat ini tumbuh cepat dengan waktu panen sekitar 60 hari. 


Kacang hijau memiliki permintaan pasar yang tinggi dan harga jual yang menguntungkan. 


Produktivitasnya bisa mencapai 20 ton per hektar dengan harga jual Rp 9.000 per kilogram, menghasilkan pendapatan kotor sekitar Rp 180 juta per musim tanam.


Dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik, kamu dapat memperoleh keuntungan besar dari tanaman-tanaman ini. Selamat mencoba dan semoga sukses!***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya