24 C
id

BKSDA Aceh Bedah Bangkai Gajah untuk Ungkap Penyebab Kematian di Karang Ampar Aceh Tengah

BKSDA Aceh, Aceh Tengah, Bangkai Gajah
BKSDA Aceh Bedah Bangkai Gajah untuk Ungkap Penyebab Kematian di Karang Ampar Aceh Tengah/


AchehNetwork.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melakukan investigasi menyeluruh untuk menemukan penyebab pasti kematian gajah liar yang ditemukan di Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah. 


Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengungkapkan bahwa tim yang diterjunkan terdiri dari lebih dari sepuluh orang. 


"Tim yang lebih dari sepuluh orang dikerahkan untuk cek TKP, medis, dan penguburan bangkai gajah setelah nekropsi (bedah bangkai) gajah yang ditemukan mati di perkebunan warga Karang Ampar, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah," kata Ujang Wisnu pada Sabtu (8/6).


BKSDA Aceh kini masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab utama kematian gajah tersebut. 


Ujang menyebutkan, ini merupakan kasus kedua dimana gajah liar ditemukan mati di Karang Ampar. Ia mengimbau masyarakat agar tidak memasang kawat listrik bertegangan tinggi yang sangat berbahaya bagi satwa dan manusia. 


"Stakeholder terkait agar bersama-sama memberikan edukasi dan pendampingan tentang hal ini kepada masyarakat," tambah Ujang.


Penemuan bangkai gajah ini pertama kali dilaporkan oleh Tim Pengamanan Flora Fauna (TPFF) Karang Ampar. Ketua TPFF Karang Ampar, Muslim, menduga kematian gajah tersebut disebabkan oleh sengatan listrik yang dipasang warga di kebunnya.


 "Gajah liar itu ditemukan mati Jumat (7/6) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB, setelah adanya laporan dari Reje (kepala desa) Karang Ampar," ungkap Muslim.


Kasus kematian gajah liar ini menambah kekhawatiran akan praktik pemasangan kawat listrik di kawasan perkebunan yang kerap kali memakan korban dari satwa liar. 


BKSDA Aceh dan para stakeholder kini berusaha keras memberikan edukasi kepada masyarakat setempat untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya