24 C
id

Pesona Baru Krueng Aceh yang Eksotik: River Walk yang Kian Menawan

Krueng Aceh, River walk, Wisata Banda Aceh
River walk/waspada aceh


AchehNetwork.com - River walk Krueng Aceh di Banda Aceh terus berbenah, menghadirkan pesona baru yang memikat. 

Dahulu, area bantaran sungai ini sempat terbengkalai dan menjadi tempat berkumpul para gelandangan dan pengamen di masa wali kota Aminullah Usman. 

Namun kini, kawasan ini berubah drastis menjadi destinasi yang lebih indah, bersih, dan tertata rapi.

Dengan konsep waterfront cit, deretan kafe-kafe kekinian menghiasi sepanjang river walk. 

Lampu-lampu cantik menerangi kawasan yang dibangun beberapa tahun lalu ini, menciptakan suasana romantis dan nyaman. 

Terdapat sepuluh bangunan atau ruang usaha, dan empat di antaranya telah beroperasi sebagai kafe yang menarik perhatian.


Sentuhan Modern di Saudagar Peunayong Cafe


Salah satu kafe yang mencuri perhatian adalah Saudagar Peunayong Cafe. 

Kafe ini bisa diakses melalui lorong di samping Hotel Wisata. 

Pelayan kafe tampak sibuk mengantarkan pesanan ke meja-meja yang berderet menghadap sungai, menciptakan pemandangan yang menenangkan. 

Area lesehan dengan alas rumput sintetis menambah kesan sejuk dan nyaman. 

Selain itu, fasilitas seperti toilet dan mushalla juga tersedia untuk kenyamanan pengunjung.



Pembenahan dan Akses yang Lebih Mudah


Zahlul, pemilik Saudagar Cafe dan Direktur CV Zalikha Kreasi Mandiri, bersama Direktur Operasional Saudagar Cafe, Hasdiana, menghidupkan kembali kawasan river walk sejak 2023. 

"Kami melihat potensi yang luar biasa, namun sebelumnya tidak dikelola dengan baik. Kami berinisiatif untuk mengaktifkan kembali kawasan kuliner ini," kata Zahlul, yang juga pengurus Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Aceh.

Pemerintah Kota Banda Aceh, melalui Dinas Koperasi dan UKM, memberikan izin pengelolaan bantaran sungai ini untuk mengoptimalkan fungsi kawasan kuliner tersebut. 

Pada 2022, Menparekraf Sandiaga Uno juga mengunjungi River Walk Krueng Aceh, berbagi wawasan dengan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, serta mengharapkan pemanfaatan maksimal kawasan tersebut.



Harapan dan Masa Depan


Zahlul berharap pemerintah dapat mengadakan atraksi dan event kebudayaan serta pariwisata di kawasan kuliner ini untuk menarik lebih banyak pengunjung. 

Ia percaya semakin banyak kafe dan warung kuliner yang beroperasi di river walk, semakin beragam pula pilihan menu yang ditawarkan, menjadikan kawasan ini semakin menarik.


Hasdiana menambahkan, "Kami berharap bantaran sungai Peunayong ini dapat berkembang menjadi lokasi wisata kuliner yang mampu menggerakkan ekonomi lokal." 

Meskipun minat warga untuk mengunjungi river walk masih rendah akibat kesulitan akses parkir, ia optimis dengan adanya promosi dan peningkatan fasilitas, kawasan ini dapat menjadi pusat wisata kuliner di Banda Aceh.

Zahlul juga menyebutkan bahwa kafenya menyediakan paket dengan harga mulai Rp35 ribu per orang, menawarkan menu seperti nasi ayam bakar madu, ayam tangkap, dan soto ayam. 

Dengan berbagai upaya dan inovasi ini, diharapkan River Walk Krueng Aceh akan terus berkembang menjadi destinasi yang semakin diminati, memberikan pengalaman kuliner dan rekreasi yang tak terlupakan.***

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya