24 C
id

Dodol Meuseukat: Cita Rasa dan Filosofi Kuliner Khas Aceh

Dodol Meuseukat: Cita Rasa dan Filosofi Kuliner Khas Aceh
Dodol Meuseukat kuliner khas Aceh. (Foto: Si Gam/Wikipedia)

ACHEH NETWORK - Di Aceh atau Serambi Mekah, terdapat beragam kuliner yang terkenal. Salah satunya adalah Dodol Meuseukat, atau yang sering disebut sebagai Ulee. Dodol ini memiliki arti kepala kue dalam bahasa Aceh, dan memiliki cita rasa manis dengan tekstur kenyal dan lembut.

Bahan utama pembuatan Meuseukat adalah nenas dan tepung terigu, serta tidak menggunakan pewarna tambahan. Hal ini membuat Meuseukat memiliki warna putih dan kuning yang berbeda dari dodol pada umumnya yang cenderung kecokelatan.

Masyarakat Aceh memberikan filosofi pada warna putih Meuseukat yang melambangkan kejernihan hati masyarakat Aceh saat menyambut tamu. Oleh karena itu, Meuseukat kerap dijadikan hidangan utama pada acara khusus, seperti menyambut tamu pada Idulfitri dan Iduladha, serta hantaran pada acara pernikahan, khususnya pada proses tueng dara baroe di wilayah pantai Barat dan Selatan Aceh.

Meuseukat memiliki tampilan yang unik dan indah dengan permukaan yang dihiasi ukiran atau pola berbentuk bunga atau pintu Aceh. Jika ingin membuat Meuseukat, berikut adalah resepnya:


Bahan-bahan:

1. 1 buah nanas ukuran sedang

2. 250 gram tepung terigu

3. 75 gram mentega

4. 200 gram gula pasir

5. 2 butir telur

6. 300 ml air

7. Perasan 1 buah jeruk nipis


Cara membuat:

1. Kupas nanas dari kulitnya dan cuci bersih.

2. Parut nenas hingga halus, saring dan ambil airnya. Sisihkan.

3. Larutkan gula dalam 300 ml air dengan api sedang.

4. Tambahkan air nanas beserta perasan jeruk nipis ke dalam larutan gula. Tunggu hingga mendidih.

5. Masukkan tepung terigu dan aduk.

6. Pecahkan dua butir telur dan ambil kuningnya. Kocok kuning telur hingga berwarna pucat.

7. Tuang kuning telur ke dalam adonan dodol dan tambahkan mentega.

8. Masak dengan api kecil sambil diaduk sampai airnya menyusut, selama minimal dua jam.

9. Tuangkan sebagian adonan Meuseukat yang sudah matang ke dalam wadah beralaskan plastik untuk menghindari lengket. Sementara sebagian lainnya digunakan untuk membuat pola.

10. Buat pola bunga atau pola sesuai selera pada permukaan Meuseukat.

Meuseukat siap dihidangkan. Selamat mencoba!

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya