24 C
id

Festival Tet Apam di Taman Budaya: Melestarikan Ragam Kuliner Tradisional Aceh

Festival Tet Apam di Taman Budaya: Melestarikan Ragam Kuliner Tradisional Aceh
Peserta tet apam dari berbagai gampong (Foto: AJNN)
BANDA ACEH - Festival Tet Apam di Taman Budaya, Banda Aceh dihadiri oleh ratusan peserta dari 67 gampong. Festival ini digelar sebagai bentuk pelestarian makanan indatu atau makanan khas nenek moyang Aceh yang terbuat dari tepung beras dengan rasa yang nikmat. Penjabat Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq menyatakan bahwa jika makanan ini terus dikembangkan, maka dapat menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian daerah. Bakri Siddiq juga menambahkan bahwa selain apam, festival ini juga memperkenalkan makanan khas lainnya seperti kuwah beulangöng, leumang, dan lain-lain.

Dalam kegiatan dengan tema 'Tajaga Keuneubah Indatu (Menjaga Peninggalan Nenek Moyang)', Bakri Siddiq berharap festival ini dapat menjadi salah satu cara untuk melestarikan ragam kuliner tradisional Aceh. Ketua Ikatan Mahasiswa, Pelajar, dan Masyarakat (IMPM) Mutiara Raya, Zulmahdi Hasan, mengungkapkan bahwa terdapat banyak konotasi negatif dalam penggunaan bahasa terkait dengan apam.

Oleh karena itu, makanan ini sering dianggap kurang menarik. Namun, Zulmahdi berharap festival ini dapat membantu meningkatkan popularitas makanan ini dan melestarikan kuliner tradisional Aceh.

Zulmahdi juga menambahkan bahwa ia berharap festival ini dapat menjadi sukses setiap tahun dan efek positifnya dapat dirasakan di seluruh Aceh. Festival seperti ini dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kuliner tradisional Aceh dalam setiap kegiatan resmi.[]

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya