24 C
id

Jelang Ramadhan Harga Gas LPG 3 Kg Capai Rp 40 Ribu di Banda Aceh

Jelang Ramadhan Harga Gas LPG 3 Kg Capai Rp 40 Ribu di Banda Aceh
Ilustrasi gas LPG 3 Kg. (Foto: tangkapan layar lazada)
BANDA ACEH – Mendekati bulan suci Ramadhan, Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Wilayah Aceh masih menemukan bahwa harga LPG 3 kg dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) mencapai Rp 40 ribu. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah Aceh untuk menertibkan pengecer ilegal.

"Beberapa penjual makanan di kawasan Darussalam mengeluhkan harga LPG 3 kg yang mencapai Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu, jauh di atas harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 18 ribu," ujar Nahrawi pada hari Senin, 20 Maret.

Menurut Nahrawi, para penjual makanan tersebut kesulitan mendapatkan LPG 3 kg di pangkalan karena kuota yang terbatas. Sebaliknya, mereka lebih mudah membeli di kios-kios pengecer, meskipun dengan harga dua kali lipat dari harga pangkalan.

Nahrawi merasa heran dan mempertanyakan dari mana LPG 3 kg yang dijual di kios-kios berasal. Pasalnya, seharusnya LPG tiga kilogram hanya dijual di pangkalan.

Nahrawi mendesak instansi terkait untuk memperketat pengawasan terhadap peredaran LPG 3 kg di Aceh, sehingga LPG yang ditujukan untuk masyarakat miskin bisa tepat sasaran. Terlebih lagi, dalam beberapa hari ke depan akan memasuki bulan suci Ramadhan, di mana kebutuhan LPG akan meningkat.

Nahrawi mengkhawatirkan bahwa jika tidak ada pengawasan yang ketat terhadap penjualan LPG 3 kg ini, usaha mikro khususnya para penjual makanan akan semakin sulit mendapatkan LPG tersebut selama bulan Ramadhan.

Siti Nasuha, seorang penjual nasi di kawasan Lapangan Tugu Darussalam, mengakui kesulitan mendapatkan LPG 3 kg. Menurutnya, untuk jualan sehari-hari, mereka membutuhkan dua hingga tiga tabung LPG per hari, tetapi yang mereka dapatkan di pangkalan hanya satu tabung dalam satu minggu. Oleh karena itu, mereka terpaksa membeli di kios-kios pengecer dengan harga yang lebih mahal mencapai Rp 38 ribu.

Siti juga mengeluhkan antrian yang panjang di pangkalan, yang seringkali menghasilkan kekecewaan karena setelah menunggu lama, LPG yang diinginkan sudah habis.[]

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya