24 C
id

Pentingnya Melestarikan Bahasa Aceh: Peran Sekolah dalam Pelestarian Warisan Budaya

Pentingnya Melestarikan Bahasa Aceh: Peran Sekolah dalam Pelestarian Warisan Budaya
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) pada Dinas Pendidikan Aceh, Hamdani S.Pd. (Foto: Tangkapan Layar/ Cut Nauval Dafistri)


BANDA ACEH - Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) pada Dinas Pendidikan Aceh, Hamdani S.Pd, memberikan pernyataan penting mengenai perlunya melestarikan bahasa daerah.

Menurutnya, pihaknya selalu mendukung upaya pelestarian bahasa daerah agar tidak punah. Pernyataan ini disampaikannya pada Kamis, 16 Maret 2023.

Hamdani menjelaskan bahwa setiap daerah di Aceh memiliki bahasa daerah yang berbeda-beda.


Bahasa daerah ini menjadi identitas khas suatu daerah dan perlu dilestarikan agar tidak hilang. Sebagai contoh, di Aceh Tengah, Aceh Tenggara, dan Tapak Tuan, terdapat bahasa daerah yang perlu dijaga kelestariannya.


Disdik Aceh sebelumnya telah memprogramkan bahasa Kluet, Aceh Selatan untuk dilestarikan. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam melestarikan bahasa daerah.


Hamdani menekankan pentingnya anjuran untuk menyampaikan bahasa daerah di sekolah, meskipun tidak dimasukkan ke dalam kurikulum.


Hal ini dapat diintegrasikan ke dalam mata pelajaran, sehingga tidak akan terlalu membebani jam mata pelajaran.


Hamdani menjelaskan bahwa bahasa daerah dapat diintegrasikan ke dalam mata pelajaran, tanpa harus dimasukkan ke dalam kurikulum.


Ini dilakukan agar bahasa daerah tidak punah dan dapat dilestarikan.


 Bahasa daerah menjadi identitas suatu daerah, sehingga pelestariannya menjadi penting.


Upaya pelestarian bahasa daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab masyarakat.


Masyarakat perlu turut melestarikan bahasa daerah, salah satunya dengan memperkenalkan bahasa daerah kepada anak-anak sejak dini.


Pentingnya melestarikan bahasa daerah tidak hanya dalam hal identitas suatu daerah, namun juga berdampak pada keberagaman bahasa di Indonesia.


Dengan melestarikan bahasa daerah, maka keberagaman bahasa di Indonesia akan semakin kaya dan beragam.


Di era globalisasi ini, keberadaan bahasa daerah semakin tergeser oleh penggunaan bahasa asing.


Namun, upaya pelestarian bahasa daerah tetap harus dilakukan, agar bahasa daerah tidak punah.


Bahasa daerah merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan.

Dalam hal ini, peran sekolah sangat penting dalam melestarikan bahasa daerah. Sekolah dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan mempelajari bahasa daerah.


Dengan begitu, anak-anak akan lebih mengenal identitas daerahnya dan dapat mencintai bahasa daerahnya sendiri.


Dalam kesimpulannya, Hamdani mengajak untuk terus memperjuangkan pelestarian bahasa daerah.


Bahasa daerah merupakan bagian dari identitas suatu daerah dan perlu dilestarikan agar tidak hilang.[]

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya