24 C
id

Rumah Dinas Bupati Aceh Tenggara Diserang OTK

Rumah Dinas Bupati Aceh Tenggara Diserang OTK
Pelaku penyerangan. (Foto: Dok. Dinas Kominfo)
KUTACANE - Pendopo Bupati Aceh Tenggara diserang oleh dua orang yang tidak dikenal pada Kamis, 23 Maret 2023, sekitar pukul 23.30 WIB. Kedua orang itu diduga mengendarai mobil Alya berwarna putih dan menerobos masuk menabrak pagar gerbang Pendopo Bupati.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Aceh Tenggara, Zul Fahmi, saat petugas Sat Pol PP yang berjaga di pos penjagaan pintu gerbang melihat kedatangan orang yang tak dikenal secara tiba-tiba, mereka langsung menerobos masuk. Orang tersebut memaksa ingin bertemu dengan Penjabat Bupati Drs Syakir, dengan alasan bahwa Pj Bupati adalah keluarga mereka.

Diketahui bahwa kedua pria itu bernama Abdul Khalil (34) dan seorang temannya. Abdul Khalil merupakan anak dari pimpinan pesantren di Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe. Mereka ingin bertemu Pj Bupati untuk meminta bantuan beras karena di pesantren tersebut banyak orang yang sedang melaksanakan suluk.

Menurut Kasatpol PP dan Linmas Aceh Tenggara, Ramisin, salah satu pelaku merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODJG) yang baru saja keluar dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Mereka berharap Satpol PP dapat membenahi dan mengevaluasi kembali seluruh petugasnya dalam melaksanakan tugas sesuai dengan SOP dan aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kapolres Aceh Tengara, AKBP R. Doni Sumarsono, mengatakan bahwa Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara telah mengamankan Abdul Khalil yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pengerusakan dan pengancaman di rumah dinas Bupati Aceh Tenggara. Setelah mendapatkan laporan, personel Sat Reskrim langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penangkapan. Setelah ditelusuri, diketahui bahwa Abdul Khalil memiliki surat keterangan dari Rumah Sakit Jiwa Bina Karsa Tuntungan yang mengindikasikan bahwa ia mengalami gangguan kejiwaan.

Saat ini, AK (34) sudah dikembalikan kepada keluarganya karena memiliki surat keterangan dari Rumah Sakit Jiwa Bina Karsa Tuntungan. Dia akan dibawa ke rumah sakit untuk diobati kembali. Sementara teman Abdul Khalil yang berada dalam satu mobil tidak terlibat dalam peristiwa tersebut dan hanya menemani saja.

Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif pelaku yang menerobos masuk ke Pendopo Bupati tersebut. Asisten Indonesia Setdakab Muhammad Riduan berharap agar Satpol PP dapat membenahi dan mengevaluasi kembali seluruh petugasnya dalam melaksanakan tugas sesuai dengan SOP dan aturan yang berlaku. Semua pihak diharapkan meningkatkan penjagaan di Pendopo Bupati agar tidak terjadi lagi peristiwa seperti ini di masa depan.[]

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya