24 C
id

Gerhana Matahari Hibrida di Indonesia pada 20 April 2023, ini Wilayah di Aceh yang Dapat Melihat

gerhana matahari hibrida
Ilustrasi Gerhana matahari hibrida (Foto: Pixabay)
LHOKSEUMAWE - Gerhana matahari hibrida merupakan jenis gerhana matahari yang jarang terjadi. Namun, pada tanggal 20 April 2023, peristiwa gerhana ini akan terjadi di Indonesia dan bertepatan dengan 29 Ramadhan tahun ini. Gerhana matahari adalah peristiwa ketika bulan berada di antara bumi dan matahari dengan posisi yang sejajar di garis ekliptika. Ada empat jenis gerhana matahari, yaitu total, parsial, cincin, dan hibrida.

Gerhana matahari hibrida adalah jenis gerhana matahari di mana di satu daerah terlihat gerhana matahari total, sedangkan di daerah lain terlihat berbentuk gerhana cincin. Ketua Jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe, Dr. Tgk Ismail SSy MA, menjelaskan bahwa gerhana jenis keempat atau gerhana matahari hibrida tergolong peristiwa gerhana yang relatif jarang terjadi atau disebut langka.

Gerhana hibrida terakhir terjadi pada tanggal 8 April 2005 yang melintasi Samudera Pasifik, Panama, Colombia, dan Venezuela. Gerhana matahari hibrida akan terjadi pada tanggal 20 April 2023 mulai pukul 09:30 sampai 12:07 WIB dan dapat dilihat di seluruh Indonesia dengan durasi waktu yang berbeda-beda.

Wilayah Indonesia yang dapat melihat gerhana matahari dalam bentuk gerhana matahari total adalah Maluku, seperti Kepulauan Leti, Kepulauan Damar, dan Papua Barat, serta Biak. Sedangkan untuk wilayah lain di Indonesia, akan melihat gerhana matahari dalam bentuk gerhana parsial.

Meskipun seluruh provinsi di Indonesia akan menyaksikan gerhana matahari hibrida, tidak seluruh daratan di Provinsi Aceh berkesempatan untuk menyaksikan gerhana ini. Enam daerah seperti Sigli, Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, dan Aceh Jaya tidak berkesempatan untuk menyaksikan gerhana ini karena jalur gerhana tidak melewati daerah tersebut.

Durasi waktu terjadinya gerhana dihitung dari awal terjadi gerhana sampai terakhir terjadinya gerhana. Dalam durasi gerhana inilah disunahkan melaksanakan shalat gerhana matahari. Awal gerhana matahari ditandai dengan bertemunya piringan bulan dengan piringan matahari yang dapat disaksiskan seolah-olah ada piringan hitam yang mulai memasuki piringan matahari. Sedangkan berakhir gerhana matahari ditandai saat piringan bulan terlepas dari piringan matahari.

Menurut Tgk Is, durasi gerhana matahari hibrida yang akan terjadi pada 20 April 2023 di Indonesia berbeda-beda tergantung lokasi pengamatannya.

"Durasi gerhana matahari hibrida tergantung dari lokasi pengamatannya. Di Pulau Leti, Maluku durasinya sekitar 1 jam 9 menit, sedangkan di Biak, Papua durasinya sekitar 2 jam 50 menit," ujarnya.

Tgk Is juga menekankan pentingnya kesiapan masyarakat dalam menyaksikan peristiwa gerhana matahari ini.

"Masyarakat diimbau untuk memperhatikan beberapa hal dalam menyaksikan gerhana matahari ini, antara lain jangan melihat matahari secara langsung, menggunakan kacamata khusus saat melihat gerhana, dan jangan menggunakan kacamata hitam atau bahan lainnya yang tidak sesuai," katanya.

Selain itu, Tgk Is juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun selama terjadinya gerhana matahari, terutama saat gerhana matahari total.

"Kita dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas apapun selama terjadinya gerhana matahari, terutama saat gerhana matahari total, karena pada saat itu cahaya matahari akan redup dan mungkin akan berdampak pada kesehatan mata kita," ujarnya.

Peristiwa gerhana matahari hibrida yang tergolong langka ini memang menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para pengamat astronomi dan masyarakat luas.

Selain memberikan keindahan dan pesona alam yang luar biasa, gerhana matahari juga memberikan banyak manfaat dan pelajaran bagi manusia, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bagi masyarakat Indonesia, peristiwa gerhana matahari hibrida pada 20 April 2023 juga memiliki makna yang sangat penting, terutama bagi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Peristiwa gerhana matahari pada saat bulan Ramadan memberikan pelajaran dan hikmah yang sangat berarti, yakni tentang kebesaran Allah SWT dan betapa kecilnya manusia di hadapan-Nya.

Kita berharap peristiwa gerhana matahari hibrida pada 20 April 2023 dapat menjadi momen yang berkesan dan bermanfaat bagi kita semua. Mari kita sambut dan nikmati peristiwa alam yang langka ini dengan penuh kesadaran dan kehati-hatian.

Berikut Wilayah di Aceh yang dapat melihat gerhana matahari cincin dengan durasi berbeda-beda:

Kota Calang, Aceh Jaya, gerhana mulai terlihat pukul 10.44 – 10.50 WIB.

Kota Meulaboh, Aceh Barat, gerhana mulai terlihat pukul 10.28 – 11.06 WIB. 

Kota Meureudu, Pidie Jaya, gerhana mulai terlihat pukul 10.44 – 10.54 WIB. 

Kota Bireuen, Kabupaten Bireuen, gerhana mulai terlihat pukul 10.36 – 11.04 WIB. 

Kota Lhokseumawe, gerhana mulai terlihat pukul 10.32 – 11.10 WIB. 

Kota Takengon, Aceh Tengah, gerhana mulai terlihat pukul 10.28 – 11.10 WIB. 

Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah, gerhana mulai terlihat pukul 10.29 – 11.10 WIB. 

Kota Blang Pidie, Aceh Barat Daya, gerhana mulai terlihat pukul 10.21 – 11.14 WIB. 

Kota Tapak Tuan, Aceh Selatan, gerhana mulai terlihat pukul 10.16 – 11.19 WIB. 

Kota Blangkejeren, Gayo Lues, gerhana mulai terlihat pukul 10.21 – 11.17 WIB. 

Kota Lhoksukon, Aceh Utara, gerhana mulai terlihat pukul 10.30 – 11.12 WIB. 

Kota Idi Rayeuk, Aceh Timur, gerhana mulai terlihat pukul 10.26 – 11.17 WIB. 

Kota Langsa, gerhana mulai terlihat pukul 10.22 – 11.21 WIB.

Kota Kutacane, Aceh Tenggara, gerhana mulai terlihat pukul 10.15 – 11.23 WIB. 

Kota Subulussalam, gerhana mulai terlihat pukul 10.10 – 11.26 WIB. 

Aceh Singkil, gerhana mulai terlihat pukul 10.08 – 11.25 WIB.[]

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya