24 C
id

Penurunan Jumlah Penduduk Miskin di Aceh Menjadi 14,45 Persen: Tanda Perbaikan dalam Mengatasi Kemiskinan

jumlah penduduk miskin Aceh, penurunan persentase penduduk miskin, perbaikan kemiskinan, data BPS Aceh, faktor pengaruh garis kemiskinan, fluktuasi persentase penduduk miskin, dampak COVID-19, Aceh
Ilustrasi Penurunan Jumlah Penduduk Miskin di Aceh Menjadi 14,45 Persen (Foto: RagamBola.com/Pixabay)
Achehnetwork.com, Banda Aceh - Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, tercatat bahwa jumlah penduduk miskin di Aceh pada bulan Maret 2023 mengalami penurunan menjadi 14,45 persen.

Angka ini menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan bulan September 2022 yang mencapai 14,75 persen.

Ahmadriswan Nasution, Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, menyampaikan bahwa penurunan jumlah penduduk miskin ini terjadi baik di daerah perdesaan maupun perkotaan.

Di daerah perdesaan, persentase penduduk miskin menurun dari 17,06 persen menjadi 16,92 persen, sementara di perkotaan, persentasenya menurun dari 10,35 persen menjadi 9,79 persen.


Ahmadriswan menjelaskan bahwa komoditi makanan seperti beras, rokok kretek filter, dan ikan tongkol/tuna/cakalang memiliki pengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan baik di perkotaan maupun di perdesaan.

Sementara itu, untuk komoditi bukan makanan, faktor-faktor seperti biaya perumahan, bensin, dan listrik memiliki pengaruh terhadap nilai garis kemiskinan.

Ahmadriswan juga menyampaikan bahwa persentase penduduk miskin di Aceh dalam kurun waktu tahun 2019 hingga 2023 menunjukkan fluktuasi.


Pada Maret 2019, persentase penduduk miskin di Aceh mencapai 15,32 persen dan mengalami penurunan menjadi 15,01 persen pada September 2019.

Pada awal tahun 2020, wabah COVID-19 melanda Indonesia dan berdampak negatif terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat, termasuk di Aceh.

Dampak dari wabah ini mulai dirasakan di Aceh pada bulan April 2020.

Meskipun demikian, pada bulan Maret 2020, persentase penduduk miskin di Aceh masih mengalami penurunan menjadi 14,99 persen.

Namun, pada bulan September 2020, dampak wabah COVID-19 mulai terasa, terlihat dari peningkatan persentase penduduk miskin menjadi 15,43 persen.


Ahmadriswan melanjutkan bahwa pada bulan Maret 2021, persentase penduduk miskin kembali turun menjadi 15,33 persen.

Namun, pada bulan September 2021, terjadi kenaikan persentase penduduk miskin menjadi 15,53 persen, yang merupakan kenaikan tertinggi selama tiga tahun terakhir.

Pada bulan Maret 2022, terjadi penurunan persentase penduduk miskin menjadi 14,64 persen.

Namun, kondisi pada bulan September 2022 kembali mengalami kenaikan menjadi 14,75 persen. Terakhir, pada bulan Maret 2023, tercatat penurunan persentase penduduk miskin menjadi 14,45 persen.


Data ini menunjukkan adanya perbaikan dalam penurunan jumlah penduduk miskin di Aceh.

Meskipun terdapat fluktuasi selama beberapa tahun terakhir, penurunan yang terjadi pada Maret 2023 menunjukkan tanda-tanda positif dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan di Aceh.(*)

Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di Fb Acheh Network Media

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya