24 C
id

Tragedi di Perjalanan: Penumpang Bus Asal Aceh Meninggal di Tengah Perjalanan Menuju Medan

Penumpang bus meninggal dunia, Aceh Tamiang, perjalanan menuju Medan, sakit mendadak
Ilustrasi Mayat (Foto: net)
Achehnetwork.com - Seorang penumpang bus asal Aceh dengan nama Yusriadi (40) telah meninggal dunia dalam perjalanan dari Doloksanggul menuju Medan.

Yusriadi (40) merupakan seorang warga dari Desa Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.


Korban diduga meninggal akibat sakit yang dideritanya, karena ditemukan sejumlah obat-obatan di dalam tasnya.

Saat merasa sakit pada hari Senin (24/7/2023) sekitar pukul 13.30 WIB, Yusriadi awalnya menumpang bus.

Keluhan sakitnya semakin terasa ketika bus tiba di Jalan Lintas Tengah Sumatera, tepatnya di Dusun Lumban Rang, Desa Sionggang Utara, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.


"Pada saat di Jalan Lintas Tengah Sumatera, tepatnya di Dusun Lumban Rang, Desa Sionggang Utara, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Yusriadi (40), warga Desa Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, sedang menahan sakit dalam bus," kata Kasi Humas Polres Toba, AKP Bungaran Samosir, Selasa (25/7/2023).


Saat mengetahui Yusriadi tengah menahan sakit, sopir bus yang bernama Juminton Tamba segera menghentikan perjalanannya.

Penumpang lain di dalam bus juga melihat kondisi Yusriadi yang memerlukan pertolongan, sehingga Yusriadi dibawa ke Puskesmas Aek Natolu Jaya untuk mendapatkan pertolongan pertama.


"Yusriadi terlihat sedang menahan kesakitan sembari bersandar ke sebelah kanan dan tak sadarkan diri. Selanjutnya, sopir bersama penumpang lainnya membawa korban ke Puskesmas Aek Natolu Jaya untuk mendapatkan pertolongan pertama," ungkap AKP Bungaran.


Namun sayangnya, setibanya di Puskesmas Aek Natolu Jaya yang berada di Desa Aek Natolu Jaya, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Yusriadi sudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

Setelah pihak kepolisian melakukan pengecekan terhadap korban dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta mencatat identitas korban, pihak Polsek Lumban Julu menghubungi pihak keluarga korban yang berada di Aceh Tamiang.


Selain itu, diduga korban mengidap suatu penyakit, mengingat ditemukan sejumlah obat-obatan di tas ranselnya. Korban telah lama tidak berkomunikasi dengan keluarga.


"Korban diduga mengalami suatu penyakit. Dalam tas ransel korban, ditemukan sebanyak 3 butir obat penghilang rasa nyeri dan 2 butir obat cegah muntah," sambung AKP Bungaran.


Jenazah korban akhirnya diserahkan kepada keluarga, menambah duka bagi mereka yang ditinggalkan. 

Peristiwa ini telah menimbulkan kepedihan bagi keluarga dan penumpang bus yang turut menyaksikan insiden tersebut.

Semoga korban mendapatkan ketenangan dan keluarganya diberikan kekuatan menghadapi kehilangan ini.(*)

Sumber: Serambinews.com

Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di Fb Acheh Network Media

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya