24 C
id

Pemerintah Aceh Memulangkan Pemuda Asal Aceh Tamiang yang Tertipu Lowongan Kerja Palsu di Jakarta

Pemerintah Aceh, Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Pemulangan Pemuda, Tertipu Lowongan Kerja, Media Sosial, Jakarta, Kepala BPPA, Tanggung Jawab Sosial, Kemanusiaan, Perhatian Pemerintah, Kesejahteraan Masyarakat
Zufri Yanda (kedua dari kiri) saat mendatangi Kantor BPPA di Jakarta Pusat, Rabu, 9 Agustus 2023, untuk meminta bantuan pemulangannya ke Aceh. (Foto: Ist)
Achehnetwork.com, News - Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) kembali menunjukkan peran serta aktifnya dalam membantu warga Aceh yang menghadapi tantangan di luar daerah.


Kali ini, BPPA memberikan bantuan pemulangan kepada seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Zufri Yanda, yang berasal dari Desa Upah, kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang.

Pemuda ini telah mengalami kepahitan setelah terjebak dalam penipuan melalui tawaran Lowongan Kerja (loker) palsu di Jakarta yang ditemukan melalui media sosial.


Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Akkar Arafat, dengan tegas menggarisbawahi pentingnya tanggung jawab sosial dan kemanusiaan.

Ia menyatakan bahwa pemulangan warga Aceh yang mengalami kesulitan, seperti kasus pemuda Zufri Yanda, merupakan salah satu bentuk nyata perhatian dan dedikasi Pemerintah Aceh terhadap kesejahteraan masyarakatnya.

Pemerintah Aceh selalu berkomitmen untuk menjaga dan membantu warganya, terutama yang berada di luar daerah, seperti di Jakarta.


Zufri Yanda awalnya berangkat ke Jakarta dengan harapan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik setelah menerima tawaran menarik melalui platform media sosial Facebook.

Namun, realitas yang dihadapinya di sana jauh dari harapan. Saat tiba di Jakarta sekitar 20 hari yang lalu, Zufri mengalami kesulitan menghubungi pihak yang menawarkan pekerjaan tersebut, dan ternyata tawaran tersebut ternyata palsu.


Pada saat yang sulit di Ibukota, Zufri terpaksa mengandalkan sisa tabungannya dari pekerjaan sebelumnya di Medan untuk menyewa kamar kos di Roxy, Jakarta Pusat.

Keadaan semakin sulit ketika telepon genggamnya hilang dicuri, meninggalkannya tanpa dukungan komunikasi dan sumber daya lainnya.


BPPA hadir dalam momen krusial ini dan memberikan bantuan berharga. Pemuda ini akhirnya dipulangkan dengan aman melalui bus Putra Pelangi, yang mendarat di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Zufri Yanda merasa sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Aceh, terutama Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, yang telah membantu memfasilitasi pemulangannya.


Kisah ini menjadi bukti konkret dari upaya Pemerintah Aceh dalam melindungi dan menjaga kesejahteraan warga, bahkan di tengah kondisi sulit dan tantangan yang tak terduga.

Dengan peran serta aktif BPPA dan komitmen pemerintah, diharapkan bahwa warga Aceh yang berada di luar daerah akan merasa lebih aman dan terlindungi.(*)

Dapatkan update berita dan artikel menarik lainnya dari Acheh Network di GOOGLE NEWS

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya