24 C
id

Truk Bertonase Sawit Terperosok ke Sungai Akibat Kerusakan Jembatan di Aceh Timur

Kecelakaan Aceh Timur
Truk Bertonase Sawit Terperosok ke Sungai Akibat Kerusakan Jembatan di Aceh Timur


Aceh Timur, AchehNetwork.com - Sebuah insiden tragis terjadi di Aceh Timur saat sebuah truk bermuatan sawit jatuh ke dalam sungai sekitar pukul 08.00 WIB pada Jumat, 27 Oktober 2023. 

Kecelakaan tersebut terjadi ketika sopir, Mustafa, berusaha menghindari lubang di jembatan yang terletak di Gampong Paya Meuligoe, Kecamatan Peureulak.


Pemilik truk, M Amin alias Toke Amin, menjelaskan bahwa truk bermuatan 10 ton tandan buah segar sawit yang hendak diangkut untuk dijual ke pabrik kelapa sawit.

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.


Kondisi jembatan yang rusak parah membuat bagian besi penyangga lantai patah dan lantai jembatan tidak dapat lagi dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.


Saat ini, truk yang terperosok ke sungai belum berhasil dievakuasi karena memerlukan bantuan alat berat untuk mengangkat kendaraan yang terjebak.

Situasi ini menunjukkan kerumitan dalam penanganan kejadian ini.


Sebelum terjadinya kecelakaan ini, jembatan yang menghubungkan beberapa desa telah lama menjadi keluhan warga sekitar.

Terlepas dari keluhan yang telah diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, jembatan tersebut belum pernah mengalami perbaikan sejak dibangun.

Geuchik Paya Meuligoe, Saiful, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kerusakan jembatan ini, terutama karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses masyarakat dari Desa Cekmbon, Leubok Pempeng, dan Blang Simpoe menuju pusat kecamatan.


"Kami telah berkali-kali memohon kepada Pemkab Aceh Timur agar jembatan ini segera diperbaiki. Namun, hingga saat ini, belum ada tanggapan atau respons apapun dari pemerintah, dan ini sangat memprihatinkan. Kejadian jatuhnya truk ke sungai merupakan bukti nyata dampak negatif dari ketidakpedulian terhadap kondisi jembatan tersebut," ujar Saiful, menggambarkan ketidakpuasan warga setempat terhadap situasi yang mereka hadapi.(*)

ARTIKEL TERKAIT

Terupdate Lainnya